Seoul - X1, grup K-Pop yang meraih kesuksesan fenomenal setelah debut pada Agustus 2019 lalu, dibubarkan pada 6 Januari 2020. Keputusan ini adalah buntut dari skandal manipulasi Produce 101.

Langkah ini menimbulkan kekagetan luar biasa di kalangan penggemar. Apalagi pada akhir Desember 2019, CJ ENM menyatakan bahwa mereka memberi dukungan penuh untuk IZ*ONE dan X1 kembali beraktivitas di dunia hiburan.

Tak sedikit yang bertanya-tanya proses di balik keputusan untuk membubarkan X1. Hal ini akhirnya dibongkar oleh Dispatch.

Dilansir dari Soompi (9/1/2020), Dispatch melaporkan bahwa agensi dari para anggota X1 berkumpul di kantor CJ ENM di Seoul, pada 6 Januari 2020, pukul empat sore waktu
setempat.

A.Peserta Rapat
Ada sembilan agensi perwakilan para member X1 yang hadir darlam pertemuan ini. Mereka adalah Play M Entertainment (Han Seung Woo), Yuehua Entertainment (Cho Seung Youn), TOP Media (Kim Woo Seok), OUI Entertainment (Kim Yo Han), MBK Entertainment (Lee Han Gyul dan Nam Do Hyon), Woollim Entertainment (Cha Jun Ho), DSP Media (Son Dong Pyo), Brand New Entertainment (Lee Eun Sang), and Starship Entertainment (Kang Min Hee dan Song Hyeong Jun).

Pertemuan ini juga dihadiri Cho Yoo Myung, CEO Swing Entertainment selaku perusahaan yang mengelola langsung kegiatan X1 di dunia hiburan.

B.Voting Anonim
Sebelum voting dilakukan, para petinggi agensi ini berdiskusi soal kemungkinan melanjutkan kegiatan X1 atau memilih opsi pembubaran. Akhirnya mereka sepakat untuk mengambil keputusan lewat voting.

X1 akan dipertahankan bila semua agensi menyetujuinya pilihan ini. Namun bila ada satu saja agensi yang tak setuju, maka X1 akan dibubarkan. Voting ini dilakukan secara anonim.

C.10 Menit yang Menentukan
Hasilnya, empat agensi setuju untuk mempertahankan X1, empat lainnya memilih untuk bubar. Sementara suara dari satu agensi tidak bisa diidentifikasi apakah memilih setuju bertahan atau bubar.

Seluruh proses voting ini berjalan hanya dalam waktu sepuluh menit.

D.Hindari Kebocoran
Satu agensi sempat mengusulkan pengumuman pembubaran X1 ditunda selama beberapa hari, tapi hal ini ditolak oleh sejumlah agensi lainnya.

Para petinggi agensi ini memutuskan untuk tetap berada dalam ruangan sampai pengumuman oleh CJ ENM dikeluarkan, demi menghindari kebocoran.

E.Saran CEO Swing
CEO Swing Entertainment Cho Yoo Myung sempat menyarankan agar anggota X1 didatangkan dalam rapat tersebut agar bisa menyuarakan pendapatnya. Namun sejumlah agensi menolak karena mengaku hal ini sebelumnya telah didiskusikan dengan anggota X1 yang berada di bawah naungan masing-masing.

Selain itu Cho Yoo Myung menyarankan agar X1 merilis satu lagu terakhir yang sebelumnya telah direkam oleh Yohan dkk. Namun lagi-lagi usul ini dimentahkan perwakilan para agensi.

F.Akhirnya Diumumkan
Pada pukul 6.15 sore, para agensi mengabarkan hasil rapat kepada para anggota X1 asuhannya masing-masing. Sekitar setengah jam kemudian, berita pembubaran X1 akhirnya dirilis secara resmi.

Seoul - X1, grup K-Pop yang meraih kesuksesan fenomenal setelah debut pada Agustus 2019 lalu, dibubarkan pada 6 Januari 2020. Keputusan ini adalah buntut dari skandal manipulasi Produce 101.

Langkah ini menimbulkan kekagetan luar biasa di kalangan penggemar. Apalagi pada akhir Desember 2019, CJ ENM menyatakan bahwa mereka memberi dukungan penuh untuk IZ*ONE dan X1 kembali beraktivitas di dunia hiburan.

Tak sedikit yang bertanya-tanya proses di balik keputusan untuk membubarkan X1. Hal ini akhirnya dibongkar oleh Dispatch.

Dilansir dari Soompi (9/1/2020), Dispatch melaporkan bahwa agensi dari para anggota X1 berkumpul di kantor CJ ENM di Seoul, pada 6 Januari 2020, pukul empat sore waktu
setempat.

A.Peserta Rapat
Ada sembilan agensi perwakilan para member X1 yang hadir darlam pertemuan ini. Mereka adalah Play M Entertainment (Han Seung Woo), Yuehua Entertainment (Cho Seung Youn), TOP Media (Kim Woo Seok), OUI Entertainment (Kim Yo Han), MBK Entertainment (Lee Han Gyul dan Nam Do Hyon), Woollim Entertainment (Cha Jun Ho), DSP Media (Son Dong Pyo), Brand New Entertainment (Lee Eun Sang), and Starship Entertainment (Kang Min Hee dan Song Hyeong Jun).

Pertemuan ini juga dihadiri Cho Yoo Myung, CEO Swing Entertainment selaku perusahaan yang mengelola langsung kegiatan X1 di dunia hiburan.

B.Voting Anonim
Sebelum voting dilakukan, para petinggi agensi ini berdiskusi soal kemungkinan melanjutkan kegiatan X1 atau memilih opsi pembubaran. Akhirnya mereka sepakat untuk mengambil keputusan lewat voting.

X1 akan dipertahankan bila semua agensi menyetujuinya pilihan ini. Namun bila ada satu saja agensi yang tak setuju, maka X1 akan dibubarkan. Voting ini dilakukan secara anonim.

C.10 Menit yang Menentukan
Hasilnya, empat agensi setuju untuk mempertahankan X1, empat lainnya memilih untuk bubar. Sementara suara dari satu agensi tidak bisa diidentifikasi apakah memilih setuju bertahan atau bubar.

Seluruh proses voting ini berjalan hanya dalam waktu sepuluh menit.

D.Hindari Kebocoran
Satu agensi sempat mengusulkan pengumuman pembubaran X1 ditunda selama beberapa hari, tapi hal ini ditolak oleh sejumlah agensi lainnya.

Para petinggi agensi ini memutuskan untuk tetap berada dalam ruangan sampai pengumuman oleh CJ ENM dikeluarkan, demi menghindari kebocoran.

E.Saran CEO Swing
CEO Swing Entertainment Cho Yoo Myung sempat menyarankan agar anggota X1 didatangkan dalam rapat tersebut agar bisa menyuarakan pendapatnya. Namun sejumlah agensi menolak karena mengaku hal ini sebelumnya telah didiskusikan dengan anggota X1 yang berada di bawah naungan masing-masing.

Selain itu Cho Yoo Myung menyarankan agar X1 merilis satu lagu terakhir yang sebelumnya telah direkam oleh Yohan dkk. Namun lagi-lagi usul ini dimentahkan perwakilan para agensi.

F.Akhirnya Diumumkan
Pada pukul 6.15 sore, para agensi mengabarkan hasil rapat kepada para anggota X1 asuhannya masing-masing. Sekitar setengah jam kemudian, berita pembubaran X1 akhirnya dirilis secara resmi.

Sumber Line Today

Share this article