Bek Ajax asal Amerika Serikat, Sergino Dest, memilih meninggalkan pemusatan latihan tim di Qatar. Ketegangan antara Iran dan Amerika Serikat jadi penyebabnya.

Dest semestinya menghabiskan jeda musim dingin bersama skuad Ajax di Qatar. Mereka dijadwalkan melakoni dua uji coba di sana, melawan AS Eupen dan Club Brugge.
Namun situasi yang memanas di Timur Tengah membuat Dest merasa tak nyaman. Seperti diketahui, hubungan Iran dan AS sedang sangat tegang.

Ketegangan bermula dari serangan pesawat nirawak AS yang menewaskan Komandan Militer Iran Qasem Soleimani di bandara Baghdad, Irak. Serangan ini diperintahkan langsung oleh Presiden AS Donald Trump.

Iran merespons serangan itu dengan meluncurkan rudal-rudal ke dua pangkalan militer AS di Irak.
Dest pun memilih pulang dari Qatar ke Amsterdam. Ajax mengizinkannya, menyatakan memahami permintaan tersebut dan menghargainya. Dest selanjutnya akan berlatih dengan tim reserve di Belanda.

Pekan lalu, tim nasional Amerika Serikat juga membatalkan pemusatan latihan di Qatar, yang akan menjadi tuan rumah Piala Dunia 2022. Alasannya serupa, yakni eskalasi ketegangan di wilayah tersebut.

Dest sendiri sebenarnya lahir di Almere, Belanda, namun ayahnya adalah orang AS sementara ibunya orang Belanda. Ia memilih membela AS pada Oktober lalu dan sudah mencatatkan tiga caps.

Sumber Detik Sport

Share this article