Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga
Hartarto mengatakan sudah berdialog dengan tujuh
konfederasi dan 28 serikat buruh untuk
membahas Omnibus Law Cipta Lapangan Kerja.

"Pada prinsipnya hampir seluruh konfederasi
menerima omnibus law ini. Mereka menghendaki
agar dilibatkan sebagai mitra dialog," kata
Airlangga di Kompleks Istana Kepresidenan
Jakarta, seperti ditulis Kamis (16/1/2020).

Menurut dia, penolakan dari serikat buruh
sebelumnya terjadi karena ada perbedaan
persepsi mengenai Omibus Law Cipta Lapangan
Kerja. Salah satunya yaitu, mengenai upah minimum.

Airlangga menjelaskan bahwa formulasi upah minimum
hanya untuk pekerja baru yang bekerja kurang dari
setahun. Pasalnya, selama ini informasi yang beredar
adalah upah minimum berlaku untuk seluruh buruh.

Share this article