Jakarta - Sempat menyandang nama 2019-nCoV alias Novel Coronavirus, penyakit misterous mirip pneumonia akibat virus
corona yang mewabah di Wuhan itu kini punya nama resmi: COVID-19

Apa artinya COVID-19? 'COVI' berasal dari singkatan coronanirus atau virus corona, sedangkan 'D' berarti Disease. Angka
19 mewakili 2019, karena virus ini pertama kali teridentifikasi pada Desember 2019.

Juru bicara organisasi kesehatan dunia WHO, dikutip dari npr.org, menjelaskan nama ini akan digunakan untuk seluruh
spektrum kasus. Mulai dari yang ringan, sedang, hingga yang berat.

Pada Januari, penyakit 'misterius' mirip pneumonia yang mewabah di Wuhan sempat diberi nama sementara 2019-nCoV
atau novel coronavirus. Novel berarti baru, dan tidak bisa dipakai sebagai nama resmi karena di masa yang akan datang
akan ada virus yang lebih baru lagi.

Selama belum punya nama resmi, virus corona baru dari Wuhan punya berbagai macam sebutan. Mulai dari flu Wuhan,
virus Wuhan, hingga 'virus corona' saja.

Sebutan yang terakhir kerap menyesatkan karena virus corona atau coronavirus merupakan keluarga virus.
Di dalamnya tercakup SARS (Severe Acute Respiratory Syndrome), MERS (Middle East Respiratory Syndrome), hingga virus
flu yang dikenal dalam kehidupan sehari-hari.

Sumber.Detik.com

 

Share this article