Jakarta - Skutik modern klasik Suzuki Saluto 125 resmi meluncur di Taipei World New Car Show 2020 beberapa waktu lalu.
Skutik bergaya Eropa tersebut tak lepas dari campur tangan Alessandro Tartarini, desainer asal Italia.

Sektor depan Suzuki Saluto 125 dibekali LED headlight dengan frame krom, LED DRL, dan lampu sein. Instrumen panelnya
masih menggunakan speedometer analog dengan MID digital di bawahnya.

Bagian belakangnya pun kental dengan nuansa Eropa. Itu tak terlepas dari bodi rectangular dan dipadu LED taillight
U-shape. Behel belakangnya tampak sederhana berbalut krom.

Tak hanya itu, Suzuki Saluto 125 juga telah dibekali beberapa fitur kekininan, yaitu keyless-ignition, USB-port, dan
bagasi luas. Pengisian bahan bakar pun semakin praktis karena lubangnya berada di dek depan.

Di sektor kaki-kaki, terpasang suspensi depan teleskopik dan dual-suspension di belakang. Roda depannya dikawal
single-disc brake, sedangkan bagian belakang dibekali rem tromol. Kedua bannya menggunakan pelek 10 inci
berbalut ban 100/90.

Untuk urusan performa, Suzuki Saluto 125 mengandalkan mesin 1-silinder 124 cc SOHC berpendingin udara. Dapur pacu
tersebut diklaim mampu menghasilkan tenaga sebesar 9m4 ps dan torsi 10 Nm dengan efisiensi konsumsi bahan bakar rata-rata
mencapai 43,8 km/liter.

Hanya saja, banderolnya cenderung tinggi. Mengutip dari situs resmi Suzuki Taiwan, harga Suzuki Saluto 125 mencapai
NTD78.000, atau setara dengan Rp35,6 jutaan (Kurs NTD1 = Rp456).

Di sisi lain, Yohan Yahya, Department Head Sales & Marketing PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) 2W, sempat menyatakan bahwa
pihaknya sedang membahas mengenai kehadiran Suzuki Saluto 125 ke Indonesia. Namun, pembicaraan ini belum menemukan sebuah
keputusan.

Desain skuter itu ternyata juga membuat akun Instagram @suzukiindonesiamotor digempur komentar netizen. Mereka kompak
meminta PT SIS 2W untuk menjual Suzuki Saluto 125 di Indonesia.

Sumber Liputan6.com

Share this article