Santiago - Tepat hari ini enam tahun lalu, Michelle Bachelet dilantik sebagai presiden perempuan pertama bagi Chile.

Michelle Bachelet, seorang sosialis, dokter anak dan mantan tahanan politik dan pengasingan, dilantik sebagai wanita
pertama yang menjadi presiden Chile, demikian dikutip dari laman New York Times, Rabu (11/3/2020).

Kemenangannya ini menjadi sebuah puncak dari perjalanan panjang dari penindasan dan kediktatoran menuju demokrasi.

Bachelet yang kala itu berusia 54 tahun terpilih untuk masa jabatan empat tahun pada Januari, memenangkan 53,5 persen
suara dalam putaran kedua. Aksesi ke kekuasaan di sini juga merupakan tonggak sejarah.

Meskipun enam wanita lain telah menjabat sebagai presiden di negara-negara Amerika Latin, Bachelet adalah sosok yang
paling populer.

Bachelet adalah putri seorang jenderal angkatan udara yang dipenjara karena pengkhianatan dan meninggal di penjara
setelah Jenderal Augusto Pinochet mengambil alih kekuasaan dalam kudeta yang didukung Amerika pada tahun 1973.

Dia dan ibunya juga ditahan pada tahun 1974. Kala itu ia mengalami penyiksaan.

Saat dilantik, Michelle Bachelet berjanji akan menegakkan Konstitusi Chile. Dia juga berjanji pada pemerintah yang
berfokus pada kesetaraan sosial dan penghormatan terhadap hak asasi manusia.

Prioritas langsungnya adalah pendapatan dan reformasi sistem pensiun negara yang lebih adil. Pada saat itu, seluruh
dunia juga merayakan hari Perempuan Internasional.

 Sumber Liputan6.com

 

 

Share this article