Media sosial sedang dihebohkan dengan unggahan video Anji di kanal YouTube-nya dunia MANJI yang berjudul "Bisa Kembali Normal? Obat Covid-19 Sudah Ditemukan!!." Dalam video pertama yang diungga, Anji berdialog dengan Hadi Pranoto yang diperkenalkan sebagai pakar mikrobiologi.
Dalam isi video ini Ia mengklaim berhasil menemukan antibodi Covid-19. Hadi juga mengklaim kalau antibodi Covid-19 berbahan herbal itu telah diberikan pada ratusan ribu orang di Sumatra, Jawa, Bali dan Kalimantan dan terbukti mereka sembuh.
"Kita sudah bagikan hampir 250.000 lebih, kita sudah bagikan ke masyarakat, mereka sudah konsumsi dan alhamdulillah yang udah terinfeksi sembuh semua," demikian kata Hadi dikutip dari video YouTube dunia MANJI.
Video tersebut rupanya menarik perhatian musisi sekaligus dokter, Teuku Adifitrian atau dikenal Tompi. Dan Tompi angkat bicara mengenai video tentang klaim adanya obat yang bisa melawan Covid-19.
"Lagi heboh banget sama berita @dunimanji wwcr profesor penemu obat covid, bukan GAK MUNGKIN loh, bs ajaa bener. Tp begini anji, sebuah penemuan apalagi medis ya..HARUS dipresentasikan dengan tata cara ilmiah, supaya teruji, terukur dan bisa diulang," tulis Tompi di akun @dr_tompi
Dalam postingan berikutnya, Tompi menulis tentang beberapa kutipan ucapan Hadi yang mengatakan beberapa orang telah sembuh.
"Seperti tadi sy sampaikan: 'MUNGKIN SAJA bener2 mujarab' atau sebenarnya 'KEBETULAN CASE NYA RINGAN AMPE SEMBUH SENDIRI' bkan karena obatnya. Nah inilah yang HARUS DIBUKTIKAN dengan ilmu yang sudah ada," kicau Tompi
Namun, lagi-lagi Tompi mengingatkan soal publikasi temuan ilmiah.
"Gak cukup hanya dengan gelar tikar dan pengumuman saja. Di sini saya menghimbau sang profesor untuk mempublikasikannya. Bila bener, wahpasti ini akan jadi berita superhero dunia. Ayo..kita dukung beliau publish supaya gak berkembang pendapat negatif," kicaunya lagi.
"@duniamanji juga perlu ngecek latar belakang orang yang diwawancara, verifikasi dulu. Trus wawancara ilmiah tentu berbeda dengan wawancara acara hantu..penanya gak pake kaget, tapi terus menggali karena itu 'basic'nya juga harus bener dulu. Ntar kl gak bahaya kawan," tulis Tompi.
Tompi lantas menjelaskan maksud bahaya dalam kicauannya itu yaitu bahaya jika hanya percaya begitu saja tanpa kroscek lebih lanjut.
"Bahaya kalau main telen percaya aja, ada klaim taik kambing jadi obatpun akan di gadang sebagai penemuan," tulis Tompi.

Share this article