News

Atta Halilintar mengabarkan kakek dan neneknya dinyatakan positif terpapar Covid-19. Seperti yang saat ini dialami masyarakat pada umumnya, Atta juga sempat kesulitan mencari rumah sakit untuk dua orang tercintanya itu.


Hal ini diungkapkan Atta Halilintar lewat postingan di media sosial Instagramnya, Senin (5/7).


"Please Stay Safe Kedua kakek nenek ku terkena C0V1D 19 Setelah proses cukup panjang dapat rumah sakit. Rumah sakit hampir semua full Please Jaga dirimu dan jaga orang2 tersayang mu," tulis Atta Halilintar, sambil mengunggah foto bersama kakek dan neneknya.

 

 

Sumber : Tabloidbintang . Com

Langkanya pasokan tabung oksigen di Indonesia hingga timbul korban jiwa menjadi perbincangan publik. Tak heran hingga media asing turut menyorot peristiwa ini.


Warga Indonesia diketahui semakin sulit mendapat pasokan oksigen. Jika tersedia pun, harganya sudah melambung tinggi.


Kelangkaan ini diduga karena adanya aksi penimbunan yang dilakukan oknum tertentu. Polisi hingga pemerintah pusat sudah mengancam para penimbun tabung oksigen dan obat-obatan dengan jeratan pidana serta cap 'musuh masyarakat'.


Keadaan 'kritis' ini tercium media internasional. Berbagai headline berita soal langkanya pasokan oksigen di Tanah Air bermunculan dari media-media ternama.

 


Sumber : Detik . Com

Seorang pria di Situbondo, Jawa Timur, menolak penutupan masjid di kala PPKM darurat. Majelis Ulama Indonesia (MUI) berpesan agar warga menahan diri.


"Dalam suasana darurat COVID yang luar biasa di Tanah Air kita wabilkhusus di pulau Jawa dan Bali, maka mari sama-sama kita menahan diri, sama-sama kita berusaha menghindarkan dari mudarat yang lebih besar. Kita menahan diri selama dua pekan ini selama PPKM ini," tutur Wakil Sekjen MUI, Ziyad, kepada detikcom, Selasa (6/7/2021).


Ia berdoa semoga Allah SWT memberikan pertolongan dan melindungi rakyat Indonesia dari virus Corona. Menurutnya, PPKM darurat merupakan salah satu usaha untuk meminimalkan penyebaran wabah.


"Inilah ikhtiar yang dilakukan pemerintah dan didukung oleh Majelis Ulama Indonesia dalam rangka mengurangi dan menekan laju pasien COVID yang luar biasa ini. Jadi mari kita sama-sama untuk menciptakan suasana yang lebih menyenangkan, menyejukkan," terang Ziyad.


"Mudah-mudahan kita dengan sabar, taat dalam mengikuti proses ini mudah-mudahan pandemi COVID bisa segera berlalu dan segera sirna dari bumi Indonesia kita cintai ini," tuturnya.

 


Sumber : Detik . Com

Seorang calon penumpang kapal di Pelabuhan Tenau, Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) harus berurusan dengan pihak berwajib. Pria berinisial AT itu ketahuan menggunakan dokumen hasil swab antigen palsu saat akan berangkat ke Alor.


Kasubbag Adum Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kupang Bernadinus Darma membenarkan kejadian itu.


"Ya betul, saya baru dapat laporan dari teman-teman di lapangan. Pemalsuan dokumen rapid menggunakan scan, seolah-olah RS Angkatan Laut yang terbitkan," jelasnya, Senin (5/7).


Menurut Bernadinus, calon penumpang itu membawa hasil swab antigen yang pernah digunakan untuk mengikuti tes penerimaan tentara pada 2020. Hasil swab itu di-scan lagi sehingga terlihat seperti baru dikeluarkan.


Sumber : Merdeka . Com

Kasus pembunuhan pemilik Toko Emas Bintang Cenderawasih di Arso kian bergulir. Penyidik Reskrim Polresta Jayapura Kota, Papua, menetapkan Mahdi Merhaban (MM) sebagai tersangka.

Pelaku merupakan seorang warga negara Afghanistan yang diduga menjadi selingkuhan dari istri korban, Virgita Legina Hellu alias VLH (25). Sementara saat ini VLH masih berstatus sebagai saksi utama, meski disebut sebagai sebagai otak pembunuhan.


Tersangka MM ditangkap di Bandara Sentani pada Sabtu (2/7) saat hendak keluar dari Papua. Sedangkan VLH diamankan di kampung halaman sang suami di Enrekang, Sulawesi Selatan.

 

 

Sumber : Merdeka . Com

Sebuah video baru-baru ini viral di media sosial Instagram. Video berdurasi 2 menit itu memperlihatkan seorang remaja tengah terjaring razia penerapan protokol kesehatan oleh petugas gabungan di kawasan Ciputat, Tangerang Selatan, Senin (5/7).

Melalui unggahan tersebut, diketahui remaja itu sempat menolak diberi sanksi ketika kedapatan tidak memakai masker saat berkendara. Ia bahkan mengaku jika dirinya adalah keponakan jenderal bintang dua.

 

Sumber : Merdeka .Com

Pandemi Covid-19 di Indonesia tak kunjung usai. Bahkan, jumlah kasus masyarakat yang terjangkit virus asal Wuhan tersebut malah makin banyak. Mulai panik, masyarakat pun memborong oksigen dan obat penanganan Covid-19 yang diklaim bisa menyelamatkan nyawa jika terjangkit Covid-19.

Kondisi ini dimanfaatkan sebagian besar oknum untuk meraup cuan. Ini terlihat dari naiknya harga obat penanganan Covid-19 dan oksigen di pasaran.
Masyarakat mengeluhkan kelangkaan tabung oksigen yang beredar di pasaran.

Kesulitan semakin bertambah dengan harga tabung oksigen yang naik di tengah lonjakan angka penyebaran Covid-19.


Hal itu pun turut dirasakan Indra, salah satu warga Jakarta yang ditemui merdeka.com di salah satu lokasi pengisian ulang oksigen di daerah Manggarai pada Sabtu (3/7).


Sumber : Merdeka . Com

 

Aktris Natasha Wilona mengungkap kegeramannya pada salah satu akun yang menyebar hasil tes antigen positifnya. Sebagai informasi, nama Natasha akhir-akhir ini terseret dalam isu yang ramai beredar di media sosial tentang seorang artis berinisial 'N' yang disebut ngotot tetap ingin melakukan pemotretan walaupun positif Covid-19.


Kejadian itu bermula pada salah satu unggahan yang disebar oleh sebuah akun Instagram.


Lewat unggahannya, Natasha menyatakan kegeramannya dan tak segan menyebut akun tersebut.


"Di sini saya juga melampirkan hasil swab PCR saya tgl 22 June. Sebenarnya bagi saya ini hal yang bersifat pribadi, tapi karena ada pihak yang memasukkan hasil antigen semua pihak di tgl 22 June, tanpa seijin saya & pihak brand, (dan ini orang yang memasukkannya @cindercelsi) ke sosial media padahal dia tidak termasuk dalam tim kerja pada hari itu dan tidak ada di lokasi, jadi saya sangat menyayangkan apa yang dilakukan dia," tulis Natasha di akun @natashawilona12, dikutip Selasa (6/7/2021).


Natasha mengunggah hasil swab PCR yang diambil tanggal 2 Juli 2021 yang menyatakan dirinya negatif Covid-19.

 


Sumber : Kompas . Com

Sidoarjo - Penggali kubur pemakaman COVID-19 di Sidoarjo mengeluh. Sebab, mereka belum menerima upah selama tujuh bulan.Mereka merupakan para penggali kubur di TPU Delta Praloyo, Jalan Lingkar Timur. Upah seharusnya sudah mereka terima dari Dinas Perumahan dan Permukiman Kabupaten Sidoarjo.

 

"Sudah tujuh bulan honor yang ditunggu-tunggu hingga kini belum terbayar," kata seorang penggali kubur, Sukoyo kepada wartawan di TPU Delta Praloyo, Kamis (1/7/2021).

Ia menambahkan, saat ini ada perubahan soal besaran upah penggali kubur pemakaman COVID-19. Satu liang kubur hanya dibayar Rp 2,5 juta. Tak lagi Rp 5 juta."Kami berharap honornya segera dibayarkan, meski ada perubahan perjanjian honor. Yang dulunya satu liang Rp 5 juta, saat ini satu liang hanya Rp 2,5 juta. Itu dibagi lima orang," pungkas Sukoyo.

Sumber:DetikNews

Jakarta, -Beberapa waktu lalu publik sempat dikejutkan dengan kisah cinta'sopir angkot' Bandung dengan bule cantik asal Belgia yang berujung pernikahan. Bukan hal mudah bagi pria asal Indonesia El menaklukan hati wanita yang berprofesi sebagai artis kala itu.

Kini pasangan viral El dan Liz telah bahagia dan dikaruniai dua buah hati, yakni Leina Greece dan Lars. Mereka pun tinggal di Belgia.

 

Diakui oleh Liz, sebuah keberuntungan bisa menikah dengan orang Indonesia. Apalagi selama ini El selalu bersikap romantis dan kerap memberi kejutan di hari spesial.

 

Sumber:Merdeka.Com

 

Jakarta, -Sebuah video viral baru-baru ini beredar di Instagram. Video berdurasi 10 detik itu memperlihatkan seorang petugas PLN tengah memungut uang berserakan di lantai.

Berdasarkan keterangan unggahan, diduga ada seorang ibu sedang ditagih lantaran menunggak membayar listrik. Saat ditagih, ibu itu malah melemparkan uang ke petugas PLN.

Tentu saja video itu langsung menarik perhatian banyak netizen di media sosial. Mereka pun memberikan beragam komentarnya di unggahan tersebut

Sumber:Merdeka.Com

Jakarta,  - Salah satu istri tersangka teroris di Makassar Wahyudi, Syamsinar mencabut gugatan praperadilan di Pengadilan Negeri (PN) Makassar. Hal tersebut diungkapkan Direktur Lembaga Bantuan Hukum Muslim Makassar, Abdullah Mahir.

 

Abdullah mengatakan istri tersangka teroris Wahyudi mendatangi rumahnya pada Rabu (30/6) untuk menyampaikan mencabut gugatan praperadilan di PN Makassar. Abdullah mengaku, gugatan praperadilan dicabut karena kliennya mendapatkan informasi dari suaminya mendapatkan ancaman jika tetap mengajukan praperadilan.

"Klien kami datang ke rumah. Dia bilang 'Kak mauka cabut gugatan ku'. Kenapa dek, dia cerita mi, suamiku sudah tidak tahan mi tekanan di dalam, diancam-ancam mau dihukum berat lah, pokoknya dijadikan musuh negara lah," ujarnya saat dihubungi melalui telepon, Kamis (1/7).

Sumber:Merdeka.Com

Page 1 of 48