News

Acara launching tersebut diadakan di Harris Hotel & Convention Bandung, pada Selasa (25/2/2020) malam WIB.

Selain memperkenalkan jersey baru yang akan dipakai, acara ini juga mengumumkan skuat Persib dan sponsor untuk menhgarungi musim 2020.

Launching tim Persib Bandung juga dihadiri jajaran komisaris PT Persib Bandung Bermartabat (PBB) Zainuri Hasyim dan Kuswara S. Taryono.

"Mudah-mudahan tahun ini menjadi juara. Kita harus bersabar, lihat dan dukung dulu. Mudah-mudahan pelatih di tahun ini bisa membawa kebaikan dan kejayaan," kata Manajer Persib, Umuh Muchtar dalam sambutannya seperti dikutip BolaSport.com dari situs resmi klub.

“Pada malam hari ini kita memperkenalkan para pemain dan jersey tim. Tentunya semua warga Jawa Barat ingin PERSIB kembali berjaya. Persiapan sudah kita lakukan. Ini adalah tim terbaik untuk tahun 2020 sehingga tanggal 1 (Maret) kita siap berlaga di kompetisi 2020,” ungkap Komisaris Utama PT PBB, Zainuri Hasyim.

Persib juga memperkenalkan sponsor untuk mengarungi kompetisi 2020, yakni Indofood, Mobil, Permata Bank Syariah, Kopi ABC, Pria Punya Selera, Azzuri, Halodoc, Panther, Didimax, Envi, Sportama, dan ISMC.

Setelah mengumumkan sponsor, acara dilanjutkan dengan peluncuran jersey untuk musim 2020.

Untuk tim utama, Persib menggunakan tiga warna utama untuk ketiga jerseynya yakni biru (home), abu-abu (away) dan biru dongker (third).

Jersey home Persib masih dominan warna biru sesuai nuansa kebesaran tim asal Kota Kembang tersebut.

Diperagakan oleh pemain Persib putri, Nurul Inayah alias Uyung, jersey home ditampilkan paling terakhir dalam acara ini.

Sementara itu, jersey away memiliki warna abu-abu. Berbeda dari musim sebelumnya yang menggunakan warna putih.

Kedua jersey tersebut memiliki desain yang simpel bermotif loreng pada kainnya, dengan perpaduan garis kuning di bagian antara dada dan lengan

Untuk jersey penjaga gawang, Maung Bandung akan mengenakan warna biru muda (home), hijau (away) dan ungu (third).

Jersey penjaga gawang memiliki motf menarik dengan sentuhan Camo (Camouflage) dengan dipadu kerah berwarna hitam.

Ada juga jersey latihan Persib yang diperkenalkan oleh anak-anak dari Akademi Persib berwarna biru (jersey latihan pertama), putih (jersey latihan kedua) dan merah (jersey latihan kiper).

Jersey third Persib Bandung memiliki keunikan tersendiri karena berasal dari desain seorang bobotoh.


Bobotoh bernama M. Irbad Nurzaman menjadi pemenang sayembara jersey third Persib 2020 yang diadakan sebelumnya.

Ia mengaku terinsipirasi dari tren klub luar negeri yang menggunakan tema klasik pada jersey terkini.

“Di klub luar sekarang trennya kembali klasik dengan kerah dan sedang banyak memakai tiga warna,” ujarnya.

Irbad berhak mendapat uang sebesar Rp 10 juta dan jersey home & away 2020.

Sumber : BolaSport

Hujan bikin lapar. Nah, daripada repot-repot pesan makan via ojol yang sudah pasti makin sulit saat musim penghujan seperti sekarang, baiknya kamu cari resep membuat camilan enak sederhana di rumah.

Salah satunya adalah membuat pisang goreng kriuk yang tidak hanya cocok menemani kopimu saat rintik tetapi juga nikmat dan lezat.

Disadur dari laman YouTube pegiat kuliner, Enny Tangerang, berikut ini adalah resep Pisang Goreng Krispy yang katanya bisa juga jadi bahan jualan. Mulai siapkan bahan-bahannya ya!

Bahan:
Pisang gepok
250 gram tepung beras
50 gram tepung sagu/tapioka/maizenna
1 butir telur ayam
250 ml air
1 sdt garam
1 sdm gula

Cara membuat:
Potong pisang menjadi seperti kipas satu persatu, jangan sampai putus. Jika sudah, sisihkan.

Selanjutnya, campur seluruh bahan seperti tepung beras, sagu, telur, air, gula dan garam. Aduk sampai semua tercampur. Hasilnya akan cair atau encer.

Setelah itu panaskan minyak goreng dalam api kecil, biarkan sampai benar-benar panas.

Jika sudah, masukkan pisang yang sudah dipotong ke dalam adonan yang encer. Biarkan adonan menempel rata ke seluruh permukaan pisang. Lalu masukkan pisang ke dalam minyak yang sudah panas, goreng perlahan.

Untuk mendapatkan kesan kriuk atau cripy, masukkan adonan ketika pisang sedang digoreng dan biarkan menempel pada pisang. Untuk mendapatkan hasil sempurna, masak pisang satu persatu, angkat jika sudah kekuningan. Sajikan.

Bagiamana, bikin nikmat moment hujanmu kan?

Sumber :Suara.com

Seorang pengacara, M Fadli Aziz melaporkan seorang pria yang mengaku sebagai doktor psikolog, Dedy Susanto dengan tuduhan melanggar Undang-undang Tenaga Kesehatan. Polisi menyebut saat ini penyelidik tengah meneliti laporan Fadli.
"Kan baru kemarin baru LP, jadi mau diteliti dulu, kita teliti dulu," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus kepada wartawan, Rabu (26/2/2020).

Yusri mengatakan setelah penyidik memeriksa baru pelapor akan dipanggil untuk dimintai bukti keterangan. Terkait kapan pemanggilan pelapor, Yusri mengaku belum tahu.

"Baru setelah itu kita klarifikasi si pelapor dulu, undangan klarifikasi dulu, biar pelapor bawa dulu bukti-buktinya," jelasnya.

Diketahui, Fadli melaporkan Dedy Susanto ke Polda Metro Jaya pada Senin (24/2) pagi tadi. Laporan Fadli tertuang dalam Tanda Bukti Lapor (TBL) bernomor LP/1246/II/YAN 2.5/2020/SPKT PMJ.

Dalam laporan tersebut, Dedy dilaporkan atas tuduhan Pasal 83 jo Pasal 64 UU RI No 36 Tahun 2014 tentang Tenaga Kesehatan.

Fadli sendiri berharap polisi segera menindaklanjuti laporannya. Sebab, Fadli khawatir Dedy keburu melarikan diri jika polisi tidak segera menindaknya.

"Kami berharap polisi segera menindak lanjuti laporan tersebut," kata M Fadli Aziz dalam keterangannya kepada detikcom, Senin (24/2).

Sebelumnya, Dedy sendiri sudah angkat bicara mengenai laporan ini. Dedy membantah tuduhan pelecehan seksual.

"Di kepolisian nanti saya akan tunjukkan surat izin praktik saya. Saya ini certified hypnotherapist. Ini semua fitnah. Soal pelecehan seksual juga yang tidak saya lakukan," kata Dedy Susanto saat dihubungi detikcom, Senin (24/2).

Nama Dedy Susanto ramai dibahas di media sosial setelah selebgram Revina VT menguaknya di medsos. Revina menyebut Dedy Susanto diduga telah melakukan pelecehan seksual terhadap sejumlah pasiennya.

Sumber :Detik.com

Kejaksaan Agung (Kejagung) mendakwa mantan Kepala BP Migas, Raden Priyono korupsi USD 2,7 miliar atau setara Rp 37,8 triliun (kurs Rp 14 ribu) di kasus kondensat TPPI. Raden tidak menerima tuduhan itu karena ia menjalankan kebijakan negara atas perintah Jusuf Kalla yang saat itu menjadi Wapres, dan tidak makan uang sepeser pun dari kebijakan itu.
"Kasus kondensat BP Migas - TPPI berawal dari adanya Rapat di Istana Wapres pada tanggal 21 Mei 2008, dengan agenda Pengembangan Pusat Industri Petrokimia Tuban, dengan tujuan adalah khusus tentang pemanfaatan kapasitas produksi dan optimalisasi peran TPPI dalam penyediaan suplai BBM untuk kawasan Jawa Timur," kata kuasa hukum Raden Priyono, Tumpal H Hutabarat, kepada wartawan, Rabu (26/2/2020).

Rapat yang dipimpin oleh Wapres Jusuf Kalla tersebut dihadiri antara lain oleh Menteri ESDM Dirjen Anggaran, Dirjen Kekayaan Negara mewakili Menteri Keuangan RI, Dirut Pertamina dan Kepala BPH Migas (bukan BP MIGAS). Tujuan dilaksanakannya rapat tersebut membahas tentang permasalahan mengenai sektor migas, khususnya industri Hilir Migas.

"Latar belakang dilaksanakannya rapat yang dipimpin Wapres Bapak Jusuf Kalla tersebut adalah, PT TPPI suatu perusahaan yang bergerak di bidang migas yang sahamnya mayoritas dikuasai oleh Pertamina dan Pemerintah RI (60 persen), pada saat itu TPPI berhenti berproduksi karena harga outputnya lebih rendah dari harga inputnya," ujar Tumpal.


Tumpal juga mengkritisi dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari Kejagung. Jaksa menyebut akibat kebijakan itu mengakibatkan kerugian keuangan negara sebesar USD 2.716.859.655. Namun di sisi lain jaksa juga menyatakan PT TPPI telah menyetorkan kepada negara c/q BP Migas melalui rekening Kementerian Keuangan di Bank Indonesia Nomor 600.000.411 sebesar USD 2.588.285.650.
"Dengan adanya setoran TPPI ke negara tersebut membuktikan Penuntut Umum telah salah dalam melakukan perhitungan potensi kerugian negara dalam surat dakwaannya. Dakwaannya yang demikan dikualifikasi sebagai dakwaan yang tidak cermat, tidak lengkap dan tidak jelas," cetus Tumpal.

Sedangkan kekurangan pembayaran sebesar sebesar USD 128.574.004, bukan merupakan kerugian negara. Melainkan piutang negara c/q. BP Migas terhadap PT TPPI. Piutang tersebut merupakan hubungan keperdataan.

"Di samping hal-hal tersebut di atas, dalam penunjukan PT TPPI sebagi penjual kondensat bagian negara tersebut Ir Raden Priyono dan Djoko Harsono sepeser pun tidak memperoleh keuntungan. Tindakan Ir Raden Priyono melakukan penunjukan PT TPPI sebagai penjual kondensat bagian negara tersebut semata-mata hanyalah melaksanaan kebijakan pemerintah serta melakukan kewajiban hukumnya selaku Kepala BP Migas," pungkas Tumpal.


Sebagaimana diketahui, Kejaksaan Agung mendakwa Raden Priyono merugikan negara sebesar USD 2.716.859.655 (atau setara Rp 378 miliar) dalam kasus penjualan minyak mentah/kondensat. Perbuatan Raden disebut memperkaya diri sendiri, orang lain, atau korporasi. Perbuatan Raden dilakukan bersama-sama dengan Djoko Harsono selaku Deputi Finansial Ekonomi dan Pemasaran BP Migas. Djoko juga didakwa dalam sidang ini bersama Raden.

Jaksa menyebut orang lain yang diuntungkan Raden dan Djoko, yaitu Honggo Wendratno selaku Direktur Utama PT Trans Pacific Petrochemical Indonesia (TPPI). Raden dan Djoko mengabaikan seluruh persyaratan dan menunjuk PT TPPI yang bergerak dalam bidang pengolahan bahan baku kondensat menjadi petrokimia berlokasi di Desa Tanjung Awar-Awar, Kabupaten Tuban, Provinsi Jawa Timur.

Jauh sebelumnya, Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) pada 12 Juni 2015 menilai kesalahan ada pada PT TPPI yang tidak melunasi utang.

"Yang salah adalah kewajiban TPPI tidak dilunasi. Bukan prosesnya. Jadi ini bisa kalau dibayar segera ya bisa selesai, berarti tidak perlu dipidana. Kan utang piutang ini kan," ujar JK di kantor Wapres, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat.

Hingga saat ini buron dan berada di Singapura.

Sumber : Detik.com

- Bermula dari konten di kanal Youtube, film Bucin siap menyapa publik, Kamis, 26 Maret 2020.

Film produksi Rapi Films ini menjadi proyek pertama Chandra Liow sebagai sutradara. ada Selasa, 25 Februari 2020, film yang diproduseri Gope T Samtani, serta Sunil Samtani dan Jovial da Lopez sebagai eksekutif produser ini merilis poster dan trailer.

Selain Chandra Liow, hadir sejumlah aktor pendukung film Bucin, di antaranya Andovi da Lopez, Tommy Limmm, Susan Sameh, Karina Salim, Widika Sidmore, dan Kezia Aletheia.

Salah seorang pemain film Bucin, Andovi da Lopez mengungkapkan, dia sangat antusias dengan proyek ini. Dia senang bisa kolaborasi bareng kakak serta teman karibnya.

"Film Bucin personal sekali, karena idenya sudah ada dari lima tahun lalu ketika membuat konten tentang bucin (budak cinta, red) di kanal Youtube saya bareng Kajo. Saya enggak sabar melihat reaksi penonton film Bucin nanti," tutur Andovi.

Bertindak selaku penulis skenario sekaligus pemain film Bucin, Jovial da Lopez mengatakan, dia terinspirasi menulis cerita dari banyak mendengarkan curahan hati teman-teman di sekitar dia. Mereka, kata Jovial, selalu bercerita tentang hubungan dengan pasangan.

"Ada yang berjalan baik, seru, dan sampai ketergantungan. Kisah-kisah ini yang sangat menarik untuk diangkat karena dekat dengan keseharian.

Semoga teman-teman yang nonton film Bucin bisa mengambil pelajaran dalam membina hubungan yang lebih sehat dengan pasanganya," kata Jovial.

Cerita film Bucin mengangkat kisah tentang empat sekawan, yaitu Andovi da Lopez, Chandra Liow, Tommy Limmm, dan Jovial da Lopez yang selalu dianggap bucin.

Suatu ketika mereka memutuskan untuk mengikuti kelas Anti-Bucin agar mereka bisa menjalankan hubungan yang lebih dewasa bersama pasangan masing-masing.

Tanpa mereka sadari, metode pengajaran di kelas yang diajar Vania (Susan Sameh) itu malah mengancam hubungan mereka dengan pasangan.

Bagaimana para bucin ini keluar dari masalah mereka?
Sebelum tayang reguler, film Bucin akan mengadakan special screening serta roadshow di beberapa kota.

Rencananya tim film Bucin akan menyambangi Makassar, Surabaya, Malang, Yogyakarta, Cirebon, dan Bandung.***

Sumber:Pikiran rakyat

 

Jumlah korban meninggal terkait banjir di Jakarta, Tangerang Selatan, dan Bekasi yang terjadi pada Selasa (25/2) mencapai setidaknya empat orang. Dua orang lainnya sejauh ini masih dinyatakan hilang.

Berdasarkan data yang dihimpun oleh CNNIndonesia.com, jumlah korban meninggal mencapai empat orang itu terdiri dari dua korban hanyut, satu korban dalam insiden lalu lintas saat banjir, serta satu orang tersengat listrik.

Korban pertama adalah remaja bernama AW (15). Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus menyebut AW merupakan santri Pondok Pesantren Islah, Mampang. Ia hanyut saat berenang bersama teman-temannya di Kali Mampang, Selasa (25/2) pukul 10.00 WIB.

Korban ditemukan warga dalam kondisi meninggal di bantaran Kali Mampang, Jalan Mampang Prapatan XVI, Tegal Parang, Jakarta Selatan, Selasa (25/2) pukul 16.15 WIB.

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Metro Jakarta Barat Komisaris Teuku Arsya Khadafi mengatakan Sulton terseret arus saat mencoba menyelamatkan beberapa anak yang tengah berenang di tepian kali yang terseret arus.

Korban sempat berhasil menyelamatkan seorang di antaranya. Namun, warga Kelurahan Tangki, Taman Sari, Jakbar, ini malah terseret arus dan tak bisa diselamatkan warga. Tim SAR dan kepolisian beserta warga yang melakukan pencarian kemudian menemukannya di tepi kali pada pukul 14.00 WIB dalam kondisi meninggal.

Korban ketiga ialah seorang pengendara motor berinisial RH. Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Metro Jakarta Pusat Komisaris Lilik Sumardi menyebut korban meninggal saat mencoba menembus banjir di Jalan Majapahit, Jakarta Pusat, Selasa (25/2) pukul 08.45 WIB.

Saat melintas di depan Toko Singer, lanjutnya, sepeda motor korban tiba-tiba oleng ke kiri dan menabrak trotoar, Korban kemudian terjatuh di pinggir jalan. Lilik menduga korban tak hati-hati saat itu.

Korban keempat adalah Tisin yang meninggal saat banjir melanda Kecamatan Medan Satria, Kota Bekasi, Minggu (23/2). Yusri Yunus mengatakan kejadian itu bermula saat korban bersama rekannya tengah berjaga di pos keamanan, Minggu (23/2) pukul 02.00 WIB. Saat itu, terjadi hujan deras disertai petir.

Selain empat korban tewas di atas, dua korban hanyut di Tangerang Selatan masih belum ditemukan.

Kepala Seksi Kesiapsiagaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangsel Ade Wahyudi mengatakan empat remaja itu hanyut saat berenang di sungai yang berada di Komplek Pondok Maharta, Pondok Aren, Tangsel, Banten, saat banjir menerjang, Selasa (25/2).

Keempat remaja itu ialah Nazar (13), Desta (12) Agus (14), dan Rian (13). Dari empat korban itu, Nazar dan Desta masih belum ditemukan. Sementara, Agus dan Rian berhasil selamat.

"Korban belum ditemukan. Pencarian akan dilanjutkan besok pagi," kata Ade.

Sementara, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), maupun Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta dan BPBD daerah sekitarnya belum merilis jumlah korban banjir kali ini.

Sumber:Linetoday

Di tengah perkembangan teknologi digital yang berkembang sangat pesat, Indonesia membutuhkan banyak programmer.

Namun, ketersediaan programmer di Indonesia belum mampu mengimbangi pesatnya geliat perkembangan teknologi informasi (TI) saat ini.

Demikian diungkapkan Direktur Datacomm Lintasarta, Ginandjar, pada Peluncuran Lintasarta Digischool di BLOCK71 Bandung, Innovation Factory, Jln. Ir. H. Djuanda, Bandung, Senin, 24 Februari 2020 malam.

Ia mengatakan, saat ini penyediaan programmer muda yang siap bersaing di dunia digital harus menjadi prioritas.

"Untuk itu, Lintasarta memberikan 3.200 beasiswa coding kepada pelajar Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) melalui program Lintasarta Digischool," kata Ginandjar.

Program beasiswa tersebut, menurut dia, digulirkan sebagai bentuk komitmen Lintasarta dalam memajukan perkembangan TI di Indonesia.

Apalagi, posisi Lintasarta sebagai perusahaan Information & Communication Technology (ICT).

“Bandung merupakan kota pertama dimulainya penyelenggaran Lintasarta Digischool. Kami akan melakukan roadshow ke sembilan kota di Indonesia selama semerter I 2020 ini,” kata Ginandjar.

Ia mengaku berharap, inisiatif ini dapat menjadi salah satu solusi cepat dalam memenuhi kebutuhan programmer
siap kerja,” tuturnya.

General Manager Corporate Secretary Lintasarta Ade Kurniawan, mengaku berharap, melalui program Lintasarta Digischool, pihaknya dapat turut merealisasikan cita-cita pemerintah dalam menjadikan Indonesia sebagai rumah ekonomi digital terbesar di Asia Tenggara.

Program tersebut, menurut dia, juga sejalan dengan visi Lintasarta menjadi pemimpin dalam solusi informasi dan komunikasi bisnis di Indonesia.

“Ini merupakan semangat perubahan membangun negeri. Di usia ke 32 tahun, Lintasarta ingin memberikan kontribusi yang terbaik bagi kemajuan dunia TI dan digital di Indonesia,” kata Ade.
Pada program tersebut Lintasarta mengajak pelajar dan lulusan SMK berusia maksimal 29 tahun yang berminat dibidang teknologi dengan memberikan pilihan beasiswa pembelajaran secara online
yang mencakup kurikulum kelas pemula Aplikasi Android dan Pemrograman Web.

Sementara untuk kelas expert akan diberikan bagi 200 orang terpilih dan akan mendapatkan sertifikasi berstandar global dari Dicoding (Google Developers Authorized Training Partner) sebagai mitra Lintasarta dalam menyediakan kurikulum standar industri internasional tersebut.

"Seluruh proses pembelajaran hingga konsultasi dilakukan secara online dengan harapan agar seluruh peserta bisa leluasa dapat belajar tanpa batasan ruang dan waktu disela-sela aktivitas mereka," tutur Ade.

Selain beasiswa online, pada gelaran tersebut Lintasarta juga menyelenggarakan Lintasarta Developer Talk di sembilan kota, diawali dengan Bandung.

Kota selanjutnya adalah Medan, Makassar, Malang, Yogyakarta, Surabaya, Palembang, Pekanbaru, serta Samarinda.

Ade mengatakan, Developer Talk tersebut merupakan ajang berbagi pengetahuan terkait dunia digital, khususnya android sekaligus memperkenalkan Lintasarta dan program Lintasarta Digischool bagi generasi muda.

“Program tanggungjawab sosial Lintasarta ini diharapkan dapat membantu meningkatkan softskill pelajar dan lulusan SMK di Indonesia.

Sehingga dapat membantu mereka dalam mendapatkan akses pekerjaan yang layak demi meningkatkan taraf hidup serta dapat mengawal Indonesia menuju rumah ekonomi digital terbesar di Asia Tenggara,” ujar Ade.

Sementara itu, CEO Dicoding, Narenda Wicaksono, mengatakan, selama ini potensi lulusan SMK di Indonesia belum terserap optimal oleh industri digital.

Menurut dia, diperlukan pendidikan digital yang relevan untuk memastikan para lulusan SMK dapat terserap.

Oleh karena itu, ia mengaku mendukung penuh Program beasiswa Lintasarta Digischool tersebut.

“Kami yakin Program Beasiswa Lintasarta Digischool dapat bantu mewujudkannya. Talenta digital lulusan SMK yang memiliki kompetensi global adalah target kami," tutup Narenda.

Beasiswa Lintasarta Digischool berlangsung dari 24 Februari – 30 April 2020 untuk kelas pemula dan 8 Mei – 4 September 2020 untuk kelas expert.

Sumber :Pikiran Rakyat

 

dalam sebuah penelitian yang diterbitkan 'The Astrophysical Journal' mencatat bahwa oksigen molekuler itu ditemukan di galaksi Markarian.

Galaksi di luar Bima Sakti itu berjarak 231,516 juta tahun cahaya dari bumi.

Dalam melakukan pengamatan tersebut, peneliti menggunakan teleskop radio 30 meter di Spanyol selama empat hari.

Belum jelas apa yang menyebabkan oksigen bisa muncul, namun kemungkinan disebabkan karena interaksi keluarnya molekul yang digerakkan oleh nukleus galaksi dan molekul cakram luar.

Temuan ini penting karena galaksi Markarian ditenagai oleh Quasar, lubang hitam supermasif yang sangat aktif.

Beberapa astronom percaya ada dua Quasar di pusat galaksi, tetapi itu belum terbukti. Quasar dianggap sebagai objek paling terang di alam semesta dan Quasar di pusat Markarian 231 adalah yang paling dekat dengan Bumi.

Oksigen adalah unsur ketiga yang paling melimpah di alam semesta setelah hidrogen dan helium.

Beberapa ilmuwan percaya oksigen di luar angkasa terjebak dengan hidrogen dalam bentuk es cair, hal ini lah yang menjadi alasan peneliti kesulitan mendeteksinya.***

Sumber Pikiran rakyat

Anak adalah anugerah terindah untuk semua orang. Hal itu berlaku kepada semua orang. Setelah menikah, hadirnya buah hati akan menambah kesempurnaan rumah tangga. Mengandung selama sembilan bulan, mengasuhnya hingga besar, membiayai sampai ia tumbuh dewasa dan mampu berdiri sendiri, adalah sebuah rasa syukur yang teramat besar.

Semua orangtua ingin anaknya tumbuh dan berkembang menjadi orang yang hebat. Dapat berguna bagi keluarga dan orang lain. Namun tak semua rencana indah itu berakhir bahagia. Seorang ibu bernama Vebby Angelique tengah merasakan kepedihan karena ditinggal buah hatinya untuk selamanya.
Anak kelimanya yang lahir secara prematur, baru berusia 47 hari meninggal dunia di salah satu rumah sakit di Jakarta Utara. Kejadiannya itu terjadi pada Senin (17/2) lalu. Setelah dirawat di IGD, bayi mungil itu menutup mata untuk selamanya. Sebagai orangtua yang baik, ia dan suami segera mengurus segala keperluan untuk bisa membawa pulang bayinya ke rumah.


"Assalamualaikum…. Aq mau sedikit cerita tentang driver go car ini. Kejadiannya hri senin tgl 17 February jam 17.30 di salah satu Rs di Jakarta timur,anakku meninggal di ruang IGD lalu proses ini itu sampe proses di kamar jenazah semua ga di persulit sangat lancar," tulis Vebby Angelique dilansir brilio.net dari akun Facebook @Angelique Angkuw pada Senin (24/2).

Sayangnya saat ia akan membawa pulang jenazah, ia dan suami tak punya kendaraan untuk pulang. Mau menunggu ambulance dari rumah sakit membutuhkan waktu. Ingin pakai ambulance swasta, keduanya merasa keberatan dengan biayanya. Salah satu cara yang bisa Vebby tempuh adalah memesan transportasi online.

Seperti yang diketahui hadirnya transportasi berbasis online mampu mempermudah perjalanan setiap orang. Tak ayal berbagai kalangan kerap memanfaatkan transportasi online ini untuk menunjang kemudahan transportasi. Sayangnya nggak semua pengemudi mau menerima pelanggan, apalagi kalau yang dibawa itu jenazah.

"Surat pengantar jenazah sudah jd dan pengurus jenazah bertanya 'mau naik apa?ada kendaraan pribadi?' Suamiku berkata 'ga ada kendaraan,pak' lalu pengurusnya bilang "klo ambulan Rs ga pernah stand by,mau pake yg DKI punya?datangnya lma,pake yg swasta mahal, gmna?" Mungkin suamiku berpikir klo pake yg DKI lma dtngnya mau sampe rmh jam brpa dan kyaknya ga perlu pake ambulan krn jenazahnya bayi lalu suami memutuskan naik go car. Suami pesan lah dan dpt tp setelah tau bawa jenazah, drivernya ga mau. Itu ada beberapa kali dapat dan beberapa kali minta di cancel krn tau kita mau bawa jenazah," lanjut akun @Angelique Angkuw.
Perasaan kalut pun menghinggapi Vebby dan suami. Mereka berdua begitu takut apakah memang tidak ada driver yang mau mengantarkan jenazah bayinya. Vebby sangat berharap ia akan segera mendapatkan pertolongan. Sembari memesan lagi, menekan tombol pesan, mengucapkan kata 'bismillah'. Sebuah pertolongan akhirnya datang.

"Aq yg mendengarnya hanya bisa berkata "ya Allah ini pesan go car yg terakhir tolong org ini mau terima kmi yg sedang membawa jenazah anak kmi" saat suami klik order aq berkata "BISMILLAH" dan ga lama datang lah go car nya trs pihak pengurus jenazah bilang ke driver "ini mau bawa jenazah,gpp pak?saya udh bikin surat pengantar jd klo ada apa² tinggal unjukkin suratnya" dan drivernya ternyata mau….hhuufffttt aq menghela nafas dan berkata 'Alhamdulillah'," ujar Vebby Angelique.
Sepanjang jalan, Vebby tak bisa menahan air matanya. Dia terus menangis tanpa memperdulikan apa pun. Sedangkan sang suami sibuk bercerita dengan driver ojek online tersebut.

"Sepanjang jalan aq gendong jenazah anakku tdnya ga di ksh izin suami utk menggendongnya.sepanjang jln aq menangis ga ada hentinya.driver ngobrol sama suami aq diam aja sambil menangis.
Sampai di tujuan aq di rmh," papar Vebby.

Sampai di rumah, niat hati ingin membayar jasa driver online tersebut, pengemudi justru menolak bayaran tersebut. Vebby sangat bersyukur dan berterima kasih kepada sang pengemudi. Alih-alih menerima bayaran, pengemudi itu malah memberikan uang untuk membeli air mawar.

"Saatnya membayar,suamiku menyodorkan uang selembaran merah tp sama drivernya di tolak sambil berkata "ga usaha pak,oya ini saya titip(sambil menyodorkan uang selembaran merah) buat bli air mawar" ya Allah baik benar itu driver. Pas aq mau turun dan aq salaman sambil berkata "ya Allah,pak terimakasih banyak ya pak,semoga rezekinya lancar trs ya pak" dan kta si driver "iya bu,gampang pasti ada gantinya" Terimakasih bnyk ya pak driver udh membantu kmi semoga lancar trs," tutup Vebby.

Kisah sedih yang ditulis Vebby Angelique pada akun Facebook-nya ini berhasil menyita perhatian banyak orang. Tulisannya tersebut viral di berbagai media sosial. Sudah lebih dari 4 ribu akun yang membagikannya, lebih dari 19 ribu akun menyukai curhatan Vebby. Banyak warganet yang turut berduka cita, tak sedikit pula yang senang ternyata masih ada orang yang punya hati baik. Membantu tanpa meminta imbalan sepeserpun.

"Alhamdulillah msh ada org baik," kata akun @Tita Teliastuti.

"subhanallah,,, baik banget," sahut akun @Vivi Sanjayani.

"Ya Allah sampe nangis gw baca curhatan lo itulah mgkn lo sama suami dulu prnh berbuat baik sama org n saat itulah Allah menghantarkan org baik buat lo," jawab akun @Aro Bunda Faqih Fadel.

"Masya Allah.. Smg dirimu dan suami diberi ketabahan yg luar biasa. Diberi kemudahan urusan dunia dan keindahan di akhirat kelak. Smg pak gocar yg luar biasa baik ini mdpt kemudahan dlm sgl ikhtiarnya. Aaamiiinn ya mujibasailin," komentar akun @Marina Widyasari Marincuy.

Sumber : LineToday

Cilok merupakan salah satu jajanan khas Kota Bandung yang sudah cukup melegenda di dalam dan luar kota.

Bulatan aci dengan ragam isian memang menggoda selera, apalagi dilumuri bumbu kacang ataupun bumbu bubuk dengan berbagai varian rasa.
Namun, pedagang cilok seringkali dilihat sebelah mata lantaran harga produk yang sangat murah. Sayangnya, anggapan itu hanyalah pepesan kosong. Ternyata ada pedagang cilok yang mendapatkan untung hingga ratusan juta rupiah per bulannya.

Lelaki asli Bandung bernama Yayan (24) bersama sang adik merupakan sosok yang bisa berhasil cuma dari berjualan cilok.

Pemuda yang mulai menjual jajanan nikmat itu awalnya hanya berjualan sendiri menggunakan gerobak di depan UNEJ Medical Center (UMC) Jalan Kalimantan, Jember.

Dengan modal pembuatan cilok senilai Rp 300 ribu, dirinya setiap hari menjajakan kuliner ringan kepada mahasiswa Universitas Negeri Jember (UNEJ) dan warga sekitar.

Sebelum ke Jember, Yayan sendiri sempat mengembangkan bisnis ini di beberapa kota seperti Purbalingga, Majalengka, Cirebon, dan Yogyakarta.

Produk yang ditawarkan Yayan dan adiknya di Jember ternyata laris manis lantaran diminati para mahasiswa.

Menurut pengakuan salah seorang pelanggan, Hida (20) yang juga mahasiswa UNEJ, Cilok Bandung milik Yayan dirasa lebih higienis karena menggunakan bumbu bubuk.

Laku keras, Yayan kemudian menambahkan jumlah gerobak hingga tujuh buah.

Kini, keuntungan atau omset usaha Cilok Bandung di Jember telah mencapai Rp 11 juta sampai 12 juta per harinya.

Tentu dalam sebulan Yayan bersaudara bisa meraup laba hingga ratusan juta rupiah. Meski begitu, mereka juga tetap mengalami penurunan pada masa liburan mahasiswa.

Kala libur kuliah, Yayan hanya meraih omset sebesar Rp 7,5 juta.

Keuntungan tersebut didapat dari 24 gerobak yang menjual produk Cilok Bandung buatan Yayan. Laba sebesar ini diterima usai setahun Yayan menjalankan bisnisnya.

“Sekarang sudah ada 24 pedagang, termasuk saya,” jawab Yayan.

Beberapa di antara gerobak tersebut ada yang dimiliki Yayan, ada pula yang dimiliki sendiri oleh mitranya.

Mitra yang ingin berjualan Cilok Bandung akan mendapatkan gerobak, banner, cilok, bumbu, kompor, dan tabung gas untuk memulai jualannya.

Yayan tidak menerima retur atas setiap cilok yang dijual oleh mitranya. Kecuali barang tidak bagus, ia bersedia mengganti.*** (Naedin Ratna Sari/Portal Jember)


Sumber :Pikiran rakyat

Petinju Inggris, Tyson Fury, berhasil mengalahkan Deontay Wilder dalam tarung ulang perebutan sabuk juara kelas berat WBC. Bertanding di MGM Grand Garden Arena, Las Vegas, Nevada, Minggu (23/2/2020) pagi WIB, Tyson Fury menang secara technical knock out (TKO) pada ronde ketujuh.

Kemenangan ini membuat Tyson Fury merebut sabuk juara kelas berat versi WBC dari tangan Deontay Wilder. Dikutip dari Business Insider, Tyson Fury mengantongi uang sebesar 138 juta dollar AS, atau setara Rp 1,9 triliun seusai menang atas Deontay Wilder.

Selain itu, baik Tyson Fury maupun Deontay Wilder juga menerima uang sebesar 5 juta dollar AS (sekitar Rp 68 miliar). Belum lagi, kedua petinju akan menerima uang sebesar 40 juta dollar AS (sekitar Rp 551 miliar) dari pay per view atau bayaran per tayang.
Berbeda dengan di Amerika Serikat, popularitas tinju di Indonesia bisa dibilang tengah meredup.

Legenda tinju Indonesia, Chris John, bahkan mengakui hal tersebut.
Salah satu indikator yang jelas terlihat adalah mulai jarangnya ada siaran langsung laga tinju di televisi. Di sisi lain, meredupnya tinju bertolak belakang dengan makin populernya seni beladiri campuran ( MMA).

Siaran langsung pertarungan MMA di Indonesia justru mulai banyak. Kendati kalah populer di dalam negeri, petinju Indonesia, Daud Yordan, tak terpikirkan untuk banting setir ke oktagon. Pasalnya, bayaran petinju di tingkat global masih lebih tinggi dibanding petarung MMA.

Hal itu dilontarkan Managing Director Mahkota Promotion, Urgyen Rinchen Sim, yang menjadi promotor Daud, saat berkunjung ke Menara Kompas, November lalu. Urgyen menyampaikan hal tersebut saat dimintai komentarnya mengenai popularitas MMA yang mulai menggerus popularitas tinju di Indonesia.

Kendati demikian, Urgyen tak menyebutkan nominal bayaran Daud, atau membandingkannnya dengan bayaran petarung MMA dalam negeri. Ucapan Urgyen memang benar jika membandingkan bayaran yang diterima Fury dengan salah satu petarung MMA paling populer, Conor McGregor. Januari lalu, McGregor kembali ke atas arena pertarungan UFC usai vakum sejak pertarungan melawan Khabib Nurmagomedov pada 2018 silam. McGregor melakoni laga comebacknya dengan menghadapi Donald Cerrone pada UFC 246, Minggu (19/1/2020).

Dalam pertarungan tersebut, McGregor menang TKO pada ronde pertama hanya dalam kurun waktu 40 detik.

Dilansir dari BolaSport.com, Conor McGregor diklaim meraih 60 juta poundsterling atau sekitar 1,06 triliun rupiah untuk pertarungan dalam kurun waktu 40 detik tersebut. Jumlah penonton Laga Fury vs Wilder tercatat dihadiri 15.816 penonton yang datang langsung ke MGM Grand Garden Arena. Jumlah tersebut setara dengan penghasilan penjualan tiket yang mencapai sekitar 16,9 juta dollar AS (Rp 232 miliar). Grand Garden Arena adalah stadion indoor dengan kapasitas sekitar 17.000 kursi.

Duel McGregor vs Cerrone pada Januari lalu juga berlangsung di Las Vegas. Namun, di lokasi dengan stadion yang lebih besar, yakni T-Mobile Arena. Untuk laga UFC atau tinju, T-Mobile Arena tercatat mampu menampung 20.000 penonton. Dikutip dari The Guardian, laga McGregor vs Cerrone tercatat dihadiri sekitar 19.040 penonton. Dikutip dari MMA Mania, UFC meraup pendapatan 10 juta dollar AS atau sekitar Rp 139 miliar dari penjualan tiket ini.


Sumber : Kompas

Menentukan program studi (prodi) harus cermat. Bahkan yang terpenting harus disesuaikan dengan minat dan bakatnya masing-masing.
Jangan sampai nanti salah pilih jurusan hanya karena ikut-ikutan teman. Tetapi di seleksi masuk Perguruan Tinggi Negeri (PTN), kamu harus lebih cermat memilih berdasarkan daya tampung PTN yang ada termasuk peminat di tahun sebelumnya.
Bagi kamu yang ingin ikut Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri ( SBMPTN) 2020 dan sudah menentukan pilihan kuliah di UPN "Veteran" Jakarta, maka simak informasi yang dilansir dari laman Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi ( LTMPT).

Berikut 19 prodi dari kelompok jurusan Sains dan Teknologi (Saintek) serta Sosial dan Humaniora ( Soshum) UPN Veteran Jakarta. Disampaikan daya tampung pada SBMPTN 2020 dan peminat SBMPTN 2019.

Dari 19 prodi itu, ada 5 prodi yang memiliki daya tampung cukup banyak. Apa saja itu? Prodinya ialah Hukum, Ilmu Komunikasi, Manajemen, Akuntansi, dan Hubungan Internasional.


Saintek
1. Teknik Mesin Daya tampung: 53 Peminat 2019: 526
2. Teknik Perkapalan Daya tampung: 35 Peminat 2019: 432
3. Teknik Industri Daya tampung: 53 Peminat 2019: 728
4. Informatika Daya tampung: 75 Peminat 2019: 1.015
5. Sistem Informasi Daya tampung: 75 Peminat 2019: 1.135
6. Kedokteran Daya tampung: 75 Peminat 2019: 1.366
7. Keperawatan Daya tampung: 60 Peminat 2019: 748
8. Kesehatan Masyarakat Daya tampung: 80 Peminat 2019: 1.354
9. Gizi Daya tampung: 53 Peminat 2019: 952
10. Teknik Elektro Daya tampung: 35 Peminat 2019: 404
11. Farmasi Daya tampung: 30 Peminat 2019: 830
Soshum
12. Manajemen Daya tampung: 130 Peminat 2019: 2.503
13. Akuntansi Daya tampung: 110 Peminat 2019: 1.599
14. Hubungan Internasional Daya tampung: 100 Peminat 2019: 1.129
15. Ilmu Komunikasi Daya tampung: 140 Peminat 2019: 2.981
16. Hukum Daya tampung: 150 Peminat 2019: 2.081
17. Ekonomi Pembangunan Daya tampung: 40 Peminat 2019: 698
18. Ekonomi Syariah Daya tampung: 40 Peminat 2019: 735
19. Ilmu Politik Daya tampung: 80 Peminat 2019: 783

Sumber : Kompas

Page 1 of 21