News

Jakarta - Prakiraan cuaca Jabodetabek pada pagi hari ini cerah dan cerah berawan. Namun siang nanti, Jakarta Selatan
dan Jakarta Timur diperkirakan diguyur hujan lokal.

Melansir prakiraan cuaca dari laman resmi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) www.bmkg.go.id,
Rabu (11/3/2020), pada malam nanti, hampir seluruh Jakarta diprediksi turun hujan. Hanya Jakarta Selatan dan
Jakarta Timur yang akan digelayuti awan.

Sementara itu, kondisi langit di wilayah penyangga Ibu Kota yaitu Bekasi, Depok, dan Kota Bogor, Jawa Barat, juga
akan turun hujan lokal siang nanti.

Kemudian pada malam nanti, ketiga wilayah itu dan Tangerang, Banten, akan diguyur hujan dengan intensitas ringan
hingga sedang.

Berikut prakiraan cuaca Jabodetabek selengkapnya yang dikutip Liputan6.com dari laman resmi BMKG:

    Kota                              Pagi                      Siang                      Malam
Jakarta Barat                   Berawan                 Berawan              Hujan Ringan
Jakarta Pusat               Cerah Berawan           Berawan               Hujan Ringan
Jakarta Selatan             Berawan                  Hujan Lokal             Berawan
Jakarta Timur               Berawan                  Hujan Lokal             Berawan
Jakarta Utara               Cerah Berawan           Berawan              Hujan Lokal
Kepulauan Seribu         Cerah Berawan           Berawan              Hujan Lokal
Bekasi                         Cerah Berawan         Hujan Lokal           Hujan Ringan
Depok                         Cerah Berawan         Hujan Lokal           Hujan Ringan
Kota Bogor                  Cerah Berawan         Hujan Lokal            Hujan Ringan
Tangerang                      Berawan                 Berawan              Hujan Sedang

Sumber Liputan6.com

Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah mengumumkan empat kandidat Kepala Badan Otorita Ibu Kota Negara (IKN).
Kandidat itu salah satunya Basuki Tjahaja Purnama (BTP) alias Ahok.

Ahok bersaing dengan tiga nama lain yakni Menteri Riset dan Teknologi/Kepala Badan Riset Inovasi Nasional Bambang
Brodjonegoro, Bupati Banyuwangi Azwar Anas, dan Dirut PT Wijaya Karya (Persero) Tbk Tumiyana.

Dari nama-nama tersebut, Ahok dinilai punya peluang kuat untuk terpilih.

"Dari 4 orang tentu kemudian kita bisa tebak, Ahok paling punya (peluang) sebesar itu," kata Analis Kebijakan Publik,
Trubus Rahadiansyah kepada detikcom, Minggu kemarin (8/2/2020).

Dia menjelaskan, dalam pemindahan ibu kita negara dibutuhkan sumber daya manusia (SDM) yang besar, pembangunan
infrastruktur, dana yang besar, serta proses yang panjang.

Selanjutnya, dalam pemindahan dibutuhkan orang yang tidak hanya berwacana. Lalu, punya pengalaman memimpin ibu kota
negara.

"Oleh karena itu pembangunan ibu kota baru tidak semata membutuhkan orang yang berwacana, pandai berkata-kata, orang
sekadar visi. Jadi orang yang punya pengalaman memimpin ibu kota negara," paparnya.

"Dan ia teruji orangnya punya kompetensi, punya kapabilitas, punya kapasitas untuk memimpin ibu kota negara,
" tambahnya.

Trubus menilai kandidat lain belum cocok untuk Kepala Badan Otorita IKN. Bambang Brodjonegoro misalnya,
Trubus menuturkan, Bambang belum punya pengalaman untuk mengelola kota. Sementara Azwar Anas, meski menjadi pimpinan
daerah tapi ruang lingkupnya tidak sebesar ibu kota negara.

"Kalau Pak Tumiyana teknis sangat menguasai teknisnya. Kalau Pak Tumiyana posisinya di posisi lapangan. Eksekusi
pembangunan, eksekusi program," paparnya.

Sementara, Pengamat Kebijakan Publik Agus Pambagio menilai pimpinan ibu kota baru mesti berintegritas, cerdas,
cepat belajar, dan 'kenyang' alias sudah berkecukupan.

"Saya tidak melihat orang per orang, yang namanya pimpinan harus berintegritas," katanya.

Kenapa harus Ahok?

Sumber detik.com

Jakarta - Teh dipercaya punya segudang manfaat, dari menurunkan tekanan darah sampai menjaga kesehatan gigi dan mulut.
Di tengah maraknya isu corona belakangan ini, banyak hal yang disebut-sebut dapat mencegah penularan virus tersebut.

Hal kecil seperti mencuci tangan atau memakai masker kerap dijadikan hal yang dapat memproteksi diri.
Dilansir dari Asiaone, Rabu, 4 Maret 2020, teh memang berkhasiat untuk menjaga imun tubuh. Sebuah artikel bahkan mengklaim bahwa minum teh dapat membantu mencegah
infeksi virus corona. Hal ini lantas menjadi pertanyaan di kalangan masyarakat dan akademisi.

Menurut artikel tersebut, para peneliti dari Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Provinsi Zhejiang melakukan
percobaan yang dalam sel yang dikultur secara in vitro. Dalam sel tersebut, teh yang kaya polfenol dapat bekerja dengan
baik membunuh virus secara ekstraseluler dan menekan proliferasi intraselulernya.

Berdasarkan temuannya ini, tim peneliti kemudian menarik kesimpulan bahwa minum teh dapat membantu mencegah infeksi
virus corona.

Sumber Liputan6.com

Jakarta - Pemerintah telah memutuskan penindakan ponsel BM via pengendalian IMEI (International Mobile Equipment Identity)
akan menggunkan skema whitelist. Adapun aturan ini akan berlaku mulai 18 April 2020.

"Pemerintah berkomitmen melaksanakan proses pembatasan penggunaan perangkat yang tersambung melalui jaringan seluler
melalui pengendalian IMEI. Terhitung mulai 18 April 2020 dengan skema whitelist," kata Dirjen Sumber Daya dan Perangkat
Pos dan Informatika (SDPPI) Kemeterian Komunikasi dan Informatika

"Dalam skema whitelist, yang terdaftar dalam whitelist saja yang akan mendapat layanan telekomunikasi seluler. Istilahnya
normally off dari layanan seluler," tutur Direktur Standarisasi Perangkat Pos dan Informatika Kemkominfo,
Mochamad Hadiyana, saat dihubungi beberapa waktu lalu.

Untuk itu, dengan penerapan skema ini, pemerintah mengingatkan masyarakat yang ingin membeli smartphone dan tablet
disarankan melalukan pengecekan IMEI melalui situs web Kemenperin.

Lebih lanjut, dia menyebutkan bahwa regulasi ini berlaku ke depan. Artinya, masyarakat yang saat ini perangkatnya sudah
aktif meski tidak terdaftar di Kemenperin tidak perlu resah.

"Perangkat yang sudah aktif berlaku sebelum masa berlaku 18 April 2020 akan tetap dapat tersambung ke jaringan bergerak
seluler sampai perangkat tersebut tidak digunakan lagi atau telah rusak. Tidak diperlukan registrasi individual,
" kata Ismail.

Sumber Liputan6.com

Jakarta - Awal pekan, prakiraan cuaca Jakarta cerah berawan pagi hari ini. Hingga malam nanti, langit Ibu Kota diprediksi
tetap akan cerah berawan.

Melansir prakiraan cuaca dari laman resmi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) www.bmkg.go.id,
Senin (9/3/2020), wilayah penyangga Ibu Kota juga diperkirakan cerah berawan pagi hari ini.

Wilayah itu adalah Bekasi, Depok, dan Kota Bogor, Jawa Barat. Namun pada siang nanti, Kota Bogor diprediksi turun hujan dengan intensitas ringan.

Sementara itu, wilayah Tangerang, Banten, diperkirakan akan cerah berawan sepanjang hari dari pagi hingga malam nanti.

Berikut prakiraan cuaca Jabodetabek selengkapnya yang dikutip Liputan6.com dari laman resmi BMKG:

Kota Pagi Siang Malam
Jakarta Barat Cerah Berawan Cerah Berawan Cerah Berawan
Jakarta Pusat Cerah Berawan Cerah Berawan Cerah Berawan
Jakarta Selatan Cerah Berawan Cerah Berawan Cerah Berawan
Jakarta Timur Cerah Berawan Cerah Berawan Cerah Berawan
Jakarta Utara Cerah Berawan Cerah Berawan Cerah Berawan
Kepulauan Seribu Cerah Berawan Cerah Berawan Cerah Berawan
Bekasi Cerah Berawan Berawan Cerah Berawan
Depok Cerah Berawan Berawan Cerah Berawan
Kota Bogor Cerah Berawan Hujan Ringan Berawan
Tangerang Cerah Berawan Cerah Berawan Cerah Berawan

Sumber Liputan6.com

Jakarta - Ekonom memprediksi pertumbuhan ekonomi Indonesia pada tahun ini maksimal tumbuh di 4,9%. Dengan berbagai
tantangan yang ada, pemerintah dirasa sulit mendorong ekonomi tumbuh di kisaran 5%. Padahal tahun ini targetnya 5,3%.

Ekonom Center of Reform on Economics (CORE) Mohammad Faisal menjelaskan, tanpa adanya wabah virus corona (Covid-19) saja,
kemungkinan besar pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2020 akan lebih rendah dibandingkan 2019.

"Sebelum ada Corona kita sudah memprediksikan (pertumbuhan ekonomi) 4,9%. Sebelum Corona di akhir tahun lalu ya 4,9%
sampai 5% sih, tapi artinya lebih rendah dibandingkan tahun 2019 lalu kan 5,02%. Sekarang kalau di bawah itu kan berarti
lebih rendah, berarti di bawah 5% (yaitu) 4,9%," kata dia saat dihubungi detikcom, Minggu (8/3/2020).

Apalagi setelah munculnya wabah virus Corona hingga ada warga Indonesia yang dinyatakan positif terjangkit Covid-19. Itu
membuat perekonomian Indonesia semakin tertekan.

"Nah setelah corona (muncul) kemungkinannya (pertumbuhan ekonomi) lebih rendah lagi dari 4,9%. Jadi maksimal 4,9% gitu.
Nah seberapa lebih rendahnya dibandingkan 4,9% itu tergantung dari seberapa lama dampak coronanya atau penanggulangan
daripada wabah coronanya," jelasnya.

Untuk pengaruh jangka pendek saja, dia memperkirakan efek corona akan membuat pertumbuhan ekonomi Indonesia hanya di
kisaran 4,7% sampai 4,8%. Apalagi jika efeknya berlangsung lama, dampaknya akan lebih signifikan.

"Kalau lebih cepat kemungkinan juga perlambatannya tidak terlalu dalam. Jadi mungkin (ekonomi tumbuh) 4,7-4,8%. Tapi
kalau (efek corona) lama ya bisa lebih rendah lagi daripada itu," tambahnya.

Sumber detik.com

Jakarta - FIFA menunda kedatangan ke Indonesia untuk mengecek kesiapan Piala Dunia U-20 2021. Penyebabnya,
merebaknya penyebaran virus Corona di Tanah Air.

Semula, FIFA akan menyambangi Indonesia pada pertengahan Maret 2020. Namun, terpaksa dijadwal ulang hingga batas waktu
yang belum bisa ditentukan.

"Rencananya, FIFA akan hadir pada 11 Maret 2020. Cuma karena virus Corona, mereka menundanya sebentar," kata
Mochamad Iriawan, Ketua PSSI.

Sebelum FIFA mengunjungi Indonesia, Iriawan telah melakukan safari ke-11 stadion calon tuan rumah Piala Dunia U-20. Pria
yang karib dipanggil Iwan Bule itu akan melaporkan ke FIFA. Sehingga, ketika meninjau kesiapan 11 stadion, FIFA tinggal
mengumumkan arena terpilih.

"Kami tetap akan mengirimkan dokumen stadion-stadion ke FIFA. Sehingga ketika mereka datang ke Indonesia, bisa langsung
ditetapkan stadion yang akan menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20," jelas Iwan Bule.

Iwan Bule memastikan, dari 11 stadion yang disiapkan, hanya enam yang akan menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20. "Dari
10-11 stadion yang ada, FIFA akan memilih enam stadion," jelas Iwan Bule.

Sumber Bola.Com

Kabar duka datang dari industri hiburan tanah air. Artis senior Mila Karmila menghembuskan napas terakhirnya pada Kamis (5/3/2020) malam di Rumah Sakit Fatmawati Jakarta.

Mila Karmila meninggal dunia di usia 77 tahun. Kabar duka tersebut dibenarkan oleh rekan Mila di Persatuan Artis Film Indonesia (PARFI), Evry Joe.

Dibenarkan oleh Rekan Mila

Kabar meninggalnya Mila Karmila dibenarkan oleh Evry Joe, rekan Mila Karmila di Persatuan Artis Film Indonesia (PARFI).

"Iya betul (meninggal) aku tadi baca di grup WhatsApp PARFI," ujar Evry Joe ketika dihubungi awak media melalui WhatsApp, Jumat (6/3/2020) dini hari, dikutip dari Liputan6.com.

Bintang Film Senior

Mila Karmila merupakan salah satu bintang film senior ternama di Indonesia. Di era 60-an sampai 80-an, Mila kerap tampil di layar lebar. Ia telah sukses membintangi banyak judul film dan sinetron

Mila Karmila lahir di Bandung, 23 Januari 1943. Ia mulai berkarier di dunia film sejak tahun 1961.

Telah Membintangi Banyak Judul Film dan Sinetron

Sejak tahun 1961, Mila Karmila telah sukses membintangi banyak judul film. Beberapa film yang Mila bintangi, seperti Djakarta-Hongkong-Macau, Pemberang, Bandung Lautan Api, Kesempatan Dalam kesempitan, dan masih banyak lagi.

Tak hanya bermain di film. Mila juga turut membintangi sejumlah judul sinetron, seperti Jihan, Andini, Pengorbanan Anggun, Larasati, Anak Membawa Berkah, Arjuna Mencari Cinta dan Putri Duyung Marina.

Pernah Tampil dengan Dono, Kasino dan Indro

Mila Karmila pernah tampil bersama Dono, Kasino dan Indro dalam sebuah film berjudul 'Kesempatan Dalam Kesempitan'. Film ini menceritakan tentang Dono yang bekerja di agen rokok. Sedangkan Kasino bekerja di bengkel.

Selain trio komedian, film ini juga diperankan oleh sederet bintang film senior lainnya seperti Abdi Wiyono, Leily Sagita, Kaharuddin Syah, Lia Waroka, Lydia Kandou, Lina Budiarti, Mathias Agus, Nena Rosier, Tonny Damanik dan Tetty Siregar.

Bermain di Film Bandung Lautan Api

Pada tahun 1974, Mila Karmila terlibat dalam film berjudul 'Bandung Lautan Api'. Film tersebut memperlihatkan perjuangan bangsa Indonesia dalam melawan Belanda.

Dalam film tersebut, Mila Karmila beradu akting dengan Christine Hakim, Dicky Zulkarnaen dan Arman Effendy. Film yang berlatar peperangan Indonesia-Belanda ini mampu membuat para penonton merasa berada di medan perang.

 

Sumber: Merdeka.com

Agen pemengang merek (APM) Mitsubishi Fuso di Indonesia, PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors (KTB) kembali meluncurkan produk medium duty truck (MDT) terbarunya di ajang GAIKINDO Indonesia International Commercial Vehicle (GIICOMVEC), di Jakarta Convention Center (JCC) pada Kamis (5/3).

Adalah Fighter FN61FL HD (6x2) yang dipamerkan selama tiga hari, 5-8 Maret 2020. Peluncuran Fighter FN61FL HD (6x2) menjawab kebutuhan pasar akan kendaraan yang bertenaga, dimensi lebih besar, peningkatan kenyamanan, perawatan mudah, serta dapat disesuaikan dengan regulasi kendaraan niaga.

Varian ini melengkapi varian sebelumnya yaitu Fighter FN61FL (6x2) yang juga dipamerkan selama GIICOMVEC berlangsung. Dengan penambahan line up baru ini, maka secara total ada 18 varian Fighter yang siap meningkatkan produktivitas bisnis konsumen.

"Saya bangga produk profesional MDT kami yaitu Fighter, menerima banyak respon positif dari konsumen. Sejak pertama kali diluncurkan pada 2019, Fighter berkontribusi meningkatkan pangsa pasar yang cukup signifikan di segmen MDT," jelas President Director of KTB Atsushi Kurita, Kamis (5/3).

 

Sumber: Merdeka.com

 

Jakarta - Mujahid 212 menyatakan menolak jika Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok dijadikan Kepala Badan Otorita Ibu Kota Negara (IKN). PPP menilai wajar bila ada pihak yang menolak mantan Gubernur DKI Jakarta itu menjadi Kepala Badan Otorita IKN.

"Tentu wajar kalau kemudian ada yang keberatan misalnya Pak Ahok untuk jadi Kepala Badan Otorita. Tapi kan ada juga yang mendukung," kata Sekjen PPP Arsul Sani di kompleks MPR/DPR, Senayan, Jakarta, Jumat (6/3/2020).

Arsul menyakini Presiden Joko Widodo (Jokowi) akan mempertimbangkan secara matang siapa yang pantas menduduki kursi Kepala Badan Otorita IKN. Wakil Ketua MPR RI itu juga menyakini Jokowi akan mempertimbangkan pendapat-pendapat yang berkembang di masyarakat.

"Tetapi, biasanya Presiden juga menggunakan kesempatan berkembangnya, katakan lah pendapat baik yang pro maupun yang kontra di media itu sebagai bahan juga di dalam mengambil keputusan," terang Arsul.

"Nah semua, saya yakin akan dipertimbangkan oleh Presiden, dan tentu ya partai-partai koalisi yang ada di dalam pemerintahan. Malau nanti Presiden minta pendapat juga kita akan sampaikan pendapat, gitu," imbuhnya.

Sebelumnya, Mujahid 212 menolak mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) menjadi Kepala Badan Otoritas IKN. Mereka menolak Ahok menjadi pimpinan ibu kota lantaran rekam jejaknya selama di DKI.

"Kami butuh sampaikan statement bahwa apabila DPR RI sebagai wakil rakyat menyetujui kepindahan ibu kota negara ini, dan sebagai calon kepala daerahnya adalah Ahok, maka kami katakan dan nyatakan secara tegas, kami menolak keras Ahok lantaran fakta-fakta pribadi Ahok merupakan seorang jati diri yang memiliki banyak masalah, Ahok perlu kejelasan hukum atas masa lalunya selaku wagub dan gubernur DKI periode sebelum Anies (referensi laporan Ahok oleh Marwan Batubara ke KPK maupun statement lewat media termasuk orasi-orasi ke publik)," ujar Ketua Korlabi Damai Hari Lubis kepada wartawan, Kamis (5/3).

 

Sumber: Detik.com

'Itaewon Class' saat ini masih menjadi salah satu drama paling populer. V 'BTS' kini disebut-sebut sebagai salah satu penyanyi yang akan mengisi soundtrack.

Kabar tersebut pertama kali diberitakan oleh TV Report. Mereka menyebut V 'BTS' akan menyanyikan lagu untuk drama yang ditayangkan di JTBC dan Netflix tersebut.

Mengenai kabar tersebut, pihak 'Itaewon Class' akhirnya buka suara. Mereka menyebut masih dalam diskusi dengan pihak V soal mengisi soundtrack.

"Kemungkinan V untuk berpartisipasi menyanyikan soundtrack 'Itaewon Class' hingga kini masih dikoordinasikan," ungkapnya.

V diketahui berteman dekat dengan Park Seo Joon, bintang utama 'Itaewon Class'. Keduanya pertama bertemu saat beradu peran di drama 'Hwarang' yang ditayangkan pada 2016.

Kala itu, V juga menyanyikan soundtrack drama 'Hwarang' dengan Jin. Keduanya berduet untuk lagu 'It's Definitely You'.

 

Sumber: Detik.com

Vivo menyebut pihaknya tidak ingin terjebak dengan langkah vendor lain yang adu resolusi kamera sangat besar pada handphone (hp) terbarunya. Product Manager Vivo Indonesia, Ricky Bunardi mengklaim Vivo lebih mengutamakan kualitas akhir dari kamera yang mereka sematkan di ponsel mereka.

Pada ponsel anyar mereka yang akan meluncur 10 Maret mendatang, Vivo V19 hanya dibekali dengan kamera 48 MP. Padahal pesaing-pesaing Vivo, seperti Samsung dan Xiaomi sudah mengeluarkan kamera dengan resolusi 108 MP.

"Jadi nanti kita bisa lihat foto-foto yang dihasilkan di 48MP itu hasilnya oke banget. Dan ini tidak kalah dengan yang mengatakan dia lebih tinggi resolusinya," ujar Ricky.

Menurut Ricky, resolusi kamera besar tidak selalu berbanding lurus dengan kualitas hasil foto. Selain itu, menurutnya vendor ponsel juga kerap melakukan rekayasa agar ukuran megapiksel kamera mereka lebih besar dari resolusi sebenarnya menggunakan perangkat lunak (software). Teknik ini dikenal sebagai interpolasi.

"Kadang-kadang mereka menggunakan interpolasi by software. Jadi mereka terkesan tinggi untuk megapixel-nya, resolusinya, tapi sebenarnya itu ada software yang bermain," ujarnya.

Sebagai contoh, sensor kamera memiliki resolusi 12MP, namun diinterpolasikan menjadi 48MP. Artinya, ponsel hanya bisa memotret dengan resolusi 12MP. Tapi rekayasa software di ponsel bisa membuat hasil foto seperti kualitas 48MP.

Software yang melakukan interpolasi ini akan menambahkan piksel yang hilang ketika foto dibesarkan menjadi resolusi 13 MP. Dengan demikian, hasil foto akan tetap memiliki detil seperti diambil dengan sensor 13 MP sebenarnya, dan tidak terlalu pecah ketika diperbesar.

Namun, berapa baik hasil interpolasi foto menjadi resolusi yang lebih besar, tergantung dari seberapa bagus pemrosesan software ketika mengubah foto-foto tersebut, seperti dilansir dari Yugatech

Melansir Life Wire, interpolasi ini tidak hanya dilakukan pada kamera ponsel. Tapi teknik ini juga digunakan pada kamera digital saku. Teknik ini juga kerap digunakan untuk meningkatkan fungsi perbesaran digital (digital zoom) pada kamera. 

Lebih lanjut, Ricky enggan memastikan berapa banyak produk yang akan diluncurkan oleh Vivo pada tahun 2020. Sebab, dia berkata pihaknya mengikuti kebutuhan pasar.

"Jadi kita riset dulu, yang dibutuhkan pasar itu seperti apa. Kebutuhan banyak, tapi kita pilah-pilah," ujar Ricky.

Selain kebutuhan, Ricky menyampaikan Vivo melihat target pasar dalam membuat produk baru.  Misal di V19, dia mengaku dirancang untuk anak muda aktif ingin mengabadikan momen pada malam hari usai bekerja seharian.

"Tapi di sisi lain ada juga nih kebutuhan yang lain, nanti itu akan kami coba addres dengan seri selanjutnya. Di mana ini masih Maret, tahun 2020 masih terlalu dini, masih ada beberapa kejutan yang kami siapkan sampai akhir tahun," ujarnya.

 

Sumber: CNN Indonesia

Page 3 of 26