News

Tahun ini Seventeen mampir lagi ke Indonesia lewat sebuah konser. Grup asuhan Pledis Entertainment ini akan menggelar konser bertajuk "Ode To You in Jakarta" di Istora Senayan, 16 November 2019 mendatang.
Menjelang konser, grup beranggotakan 13 orang ini membuat video greeting. Hal ini diketahui lewat unggahan promotor Mecimapro di akun media sosial resmi mereka belum lama ini.

Lewat video berdurasi kurang dari satu menit itu, para anggota Seventeen menyapa Carat (penggemar Seventeen) di Tahah Air.
"Halo kami Seventeen," kata semua anggota Seventeen. Seungkwan lalu melanjutkan dengan berbahasa Indonesia, "Carat Indonesia apa kabar?"
"Akhirnya, Seventeen akan kembali ke Jakarta pada November nanti," sambung Jeonghan

Kemudian Joshua menyampaikan waktu dan tempat penyelenggaraan konsernya. Anggota Seventeen pun ingin segera melepas rindu dengan penggemarnya di Indonesia.

Ada 5 Kategori Tiket
"Sampai jumpa di Jakarta. Terima kasih," DK mengakhiri video greeting tersebut.

Sementara itu, dalam konser "Ode To You in Jakarta" ini, Mecimapro menyediakan lima kategori tiket
Harga Rp 1 - 2,5 Juta

Empat kategori tiket untuk penonton duduk, yaitu Purple hingga Pink, dijual mulai harga Rp 1 juta-2,5 juta. Untuk kategori ini, penonton akan diberi tiket untuk kursi bernomor.
Kategori Blue

Sementara untuk penonton yang berniat menonton Seventeen sambil berdiri dan ikut bergoyang, tersedia kategori Blue (festival) seharga Rp 2,5 juta.

 

Sumber : Liputan 6

Inul Daratista dikaruniai seorang putra yang diberinama Yusuf Ivander Damares. Saat ini, anak semata wayang Inul Daratista dengan suaminya Adam Suseno, sudah berusia 10 tahun setelah lahir pada 31 Mei 2009.
Melalui Instagramnya, Inul Daratista menuliskan kalimat menyentuh buat putranya yang sangat ia sayangi yang kini mulai tumbuh remaja

"Aku tau tak selamanya kau bersamaku,ketika kau dewasa dan memiliki pasangan hidup,semua akan terlepas pd waktunya. Betapa aku menyayangimu sampai nafas ini berhenti. Cinta ini mungkin mengalahkan cinta sejati ibu pd suaminya," kata Inul Daratista
Inul juga menuliskan harapannya untuk Yusuf. Ia ingin anaknya terus mendoakan dirinya di manapun berada.

"Mungkinkah seorang anak melupakan jasa ibunya ?? Walaupun ibu tak pernah memintanya .Tapi yg diharapkan ibu adalah cukup dgn mengingatnya,tersenyum dan memeluknya jika dekat,mendoakan bila jauh itu sdh cukup... meskipun kerinduan utk menimang seperti dikala kecil tak mgkn lagi," jelasnya.
Selain itu, Inul berharap saat tua nanti anaknya tak melupakan dirinya. Apalagi akan merepotkan anaknya di hari tuanya.

"Wahai anakku... Tak perlu kau benci aku ketika kulitku sdh keriput dan tak bisa berbuat apa2. Tak perlu kau malu krn aku sdh nenek2. Tak perlu kau kejam terhadapku meskipun perilakuku sangat merepotkanmu," jelasnya.
Inul mengingatkan buah hatinya, bahwa dalam kondisi apapun ia tetaplah ibunda yang melahirkan Yusuf Ivander Damares dengan penuh perjuangan.

"Seburuk apapun aku nanti ketika bs melewati tua renta. Aku tetap ibumu. Ibu yg melahirkanmu dgn darah dan airmata," imbuh dia.
Tak lupa, Inul menulis pesan cinta untuk Yusuf, yang sangat disayanginya. "I lov u ivander sayangnya mama inul papa adam @ivanderdamares @dapoerjenkminul," tulisnya

 

Sumber : Liputan 6

Tanggal 31 Oktober 2019 Wali Band genap berusia 20 tahun. Sepanjang dua dekade eksis di industri musik, band yang berangkat dari sindikasi UIN Syarif Hidayatullah, Ciputat, ini menorehkan banyak single hit.
Dan, jelang hari ultah kali ni, Faank (vokal), Apoy (gitrar). Ovi (keyboard) dan Tomi (drum) menelurkan karya terbaru bertajuk "Lamar Aku". Saat peluncuran single di live streaming Langit Musik, Jakarta, beberapa waktu lalu, Apoy, pencipta semua single hit Wali Band menjelaskan, kali ini band yang dimotorinya seperti kembali ke masa awal lempar karya.

"Ini tantangan buat kami. Bagaimana Faank menyanyikan lagu dengan nada mellow. Apalagi bentuk (size) nggak sama seperti belasan tahun lalu kan," kata Apoy berseoroh. Ya "Lamar Aku" adalah tembang pop dengan gaya persis seperti lagu-lagu awal milik Wali, seperti "Dik" atau "Baik-Baik Sayang".
Faank sendiri mengaku enjoy dapat tantangan ini.

"Enggak masalah. Belakangan memang kami terbiasa bawakan lagu dengan medium beat kan. Tapi, asyik juga bawakan lagu seperti ini lagi," kata sang vokalis Wali Band.Apoy menepis membuat lagu sama seperti karya belasan tahun lalu sebagai sebuah tanda Wali tak berkembang musikalitasnya. Apalagi, liriknya tentang seseorang yang minta dilamar kurang pas dengan kondisi personel Wali yang kini sudah mapan dengan rumah tangga masing-masing.

"Bukan begitu. Kenapa enggak kami membuat warna lagu yang sama dengan dulu. Liriknya juga masih pas dalam kondisi saat ini kok. Bisa saja lagu ini pas dibawakan oleh perempuan. Ini lho kami ingin tunjukkan betapa indah dilamar dan menikmati pernikahan," kilah Apoy saat ditanya kritis oleh seorang wartawan.
Soal warna musik yang masih sama, pop Melayu dianggap Apoy dan kawan-kawan sebagai berkah yang tak boleh diubah. "Kami jujur dalam berkarya. Ya bisanya kami main musik seperti ini. Dalam bahasa keren konsistensi. Dalam bahasa spritual istikamah. Ya ibaratnya kami senangnya makan nasi pakai tempe dan jengkol. Enggak bisa lidahnya enak makan hamburger. Ngapain bikin lagu yang dituntut orang lain tapi nggak bikin kami nyaman dan bukan gaya kami," papar ayah dua anak ini.

Belakangan Wali Band juga dikenal dengan lagu-lagu pop Melayu khas Indonesia dengan lirik jenaka. Sebagian lirknya bahkan mengajak pada kebaikan jika tak mau dibilang religius. Ada lagu "Nenekku Pahlawanku" "Cari Berkah", Doa'in Ya Penonton", "Bocah Ngapa Yak" dan "Kuy Hijrah".
Soal pencapaian secara materi, Wali Band tak menampil meraihnya. Tapi, itu ditegaskan bukan semata tujuan mereka bermusik. "Selama 20 tahun ini kami bukan hanya ingin membuat lagu yang menghibur dan menginspirasi orang. Dulu, baru dirikan band, kami baru bisa dirikan beberapa masjid. Terus seiring jalannya waktu bisa belasan masjid. Dan harapan kami bisa bikin 100 masjid ke depan," tambah Apoy.

 

Sumber : Liputan 6

Banyak cara dilakukan, memperingati Sumpah Pemuda ke-90. Salah satunya dengan melukis keindahan Gunung Bromo dari ketinggian, yakni di Seruni Poin, Minggu (28/10/2018). Ratusan pelukis dari seluruh penjuru nusantara pun turut berpartisipasi.


Melukis di atas awan, begitulah istilah yang diperkenalkan oleh para seniman lukis. Sekitar 200 pelukis berbagai aliran, berpartisipasi dalam perayaan Sumpah pemuda ini. Mereka tersebar di berbagai tempat di sekitar Seruni Poin, Desa Ngadisari, Kecamatan Sukapura, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur.
Salah satunya adalah Sadikin Pard, seniman lukis aliran Impresionis. Pria difabel ini, dengan lincah melukis keindahan Gunung Bromo dengan menggunakan kaki kirinya. Tanpa kesulitan, ia memadukan cat akrilik untuk dituangkan dalam guratan di atas kanvas. Sesekali, ia meletakkan kuas di mulut untuk memadu-padankan warna. Hasilnya guratan-guratan yang ditampilkan olehnya pun cukup berani.


Dalam momentum Sumpah Pemuda ini, Sadikin berharap para pemuda tidak cengeng dalam menghadapi kerasnya kehidupan. Pemuda saat ini, menurutnya harus mampu mengisi kemerdekaan dengan skill yang dimiliki. Serta mandiri dalam menghadapi segala hal.

"Para pemuda, saya harap semangat, lebih semangat dari saya, meski saya mempunyai keterbatasan, namun saya bisa dan tetap semangat melukis, tidak ada yang suliy selama kita niat melakukannya," kata pelukis difabel asal Malang tersebut.
Meski para pelukis ini, termasuk kawakan dalam bidangnya, mereka juga mengalami gangguan saat melukis. Salah satunya debu yang berterbangan saat para pelukis mencampur cat atau melukis di kanvas.

"Tidak ada kendala berarti. Karena ketika datang ke sini, udah terbayang bagaimana Bromo. Selain suhu yang dingin, debu yang beterbangan cukup mengganggu," ujar Wahyu Kokkang, seniman lukis lainnya.
Sementara itu, Mirah Samiyyah, tokoh muda Kabupaten Probolinggo, berharap adanya kegiatan itu, mampu menjadi inspirasi bagi pemuda nusantara, khususnya pemuda Tengger.

"Kami berharap dapat menjadi sebuah semangat dan aspirasi bagi pemuda Indonesia dan lare-lare Tengger, karena semangat pemuda ini sebagai masa depan bangsa," tutur Ketua Forum Kabupaten Probolinggo Sehat ini.

 

 

Sumber : Liputan 6

Kabut asap masih menyelimuti Kota Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel). BMKG mengatakan kabut asap berasal dari sejumlah titik api yang ada di Sumsel.
"Untuk yang berkontribusi asap ada dari Banyuasin 1, Pampangan, Pedamaran, Cengal, Tulung Selapan, Lempuing dan Pematang Panggang.
Intensitas asap pada umumnya meningkat di pagi hari pukul 04.00-08.00 WIB dan sore pukul 16.00-20.00 WIB," kata Kasi Data dan Informasi BMKG stasiun SMB II, Bambang Beni, Jumat (25/10/2019).


 Udara di Palembang Berbahaya Akibat Kabut Asap, Warga Pusing-Sesak Napas.
Dia mengimbau warga selalu menggunakan masker ketika beraktivitas di luar ruangan dan berhati-hati karena jarak pandang yang terganggu.
"Kami mengimbau kepada masyarakat untuk senantiasa menggunakan masker dan berhati-hati saat berkendara di pagi hari pukul 04.00-08.00 WIB dan sore hari 16.00-20.00 WIB seiring potensi adanya asap dan menurunnya jarak pandang," kata Bambang.



sumber ( Raja Adil Siregar - detikNews )

Kejadian ini terjadi di Semarang saat Andika Kangen Band mencoba membuat prank dengan menyamar menjadi gelandangan. Aksi itu dilakukan untuk kebutuhan konten Youtube.
Bukannya mendapat konten yang menyentuh penonton, Andika malah terjaring razia Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) yang melihatnya berkeliaran di sekitar hotel.
Andika menceritakan awalnya sengaja menyamar menjadi gelandangan untuk membagikan uang kepada warga sekitar.
Dengan mengubah penampilan, ia berharap wajahnya takkan dikenali.


Riasan yang dibuat Andika memang sukses membuat orang di sekitar hotel tak mengenalinya. Sayang, aksinya malah membuat Andika menjadi apes.
Satpol PP yang juga tak mengenali wajahnya malah menjaringnya karena dianggap gelandangan.
" Kita prank aja kita bagi-bagi duit eh malah ditangkep Satpol PP. Gue jadi gelandangan, aduh diludahin orang," katanya.
Sejak kejadian tersebut, pria yang sering dijuluki Babang Tamvan itu kapok melakukan prank dengan berdandan seperti gelandangan.
Apalagi saat penangkapan, Andika mengaku mendapat perlakuan kurang menyenangkan.
" Ternyata peduli sama orang berat. Yang kita lakukan baik belum tentu baik dimata orang, padahal kita mau kasih uang," ujarnya.

sumber ( www.dream.co.id )

Presiden Joko Widodo atau Jokowi resmi mengumumkan para menteri dan pejabat setingkat menteri. Susunan para pembantu presiden itu dinamakan Kabinet Indonesia Maju.

Para anggota Kabinet Indonesia Maju ini diumumkan Jokowi di beranda depan Istana Merdeka, Jakarta, Rabu 23 Oktober 2019 pukul 08.30 WIB.Mereka berjumlah 38 orang.Satu per satu para menteri dipanggil dan dikenalkan oleh Jokowi. Usai dikenalkan, pagi itu juga mereka dilantik di Istana Kepresidenan.

Siapa saja yang masuk jajaran Kabinet Indonesia Maju? Simak dalam Infografis berikut ini:

1. Menteri Polhukam : Mahfud MD
2. Menteri dalam negeri : Tito Karnavian
3. Menteri Luar Negeri : Retno LP Marsudi
4. Menteri Pertahanan : Prabowo Subianto
5. Menteri Hukum & HAM : Yasonna H Laoly
6. Menteri Kominfo : Jhonny G Plate
7. Menteri PANRB : Tjahjo Kumolo
8. Menteri Jaksa Agung : St Burhanudin
9. Menko Perekonomian : Airlangga Hartarto
10. Menteri Keuangan : Sri Mulyani
11. Menteri Tenaga Kerja : Ida Fauziyah
12. Menteri Perindustian : Agus Gumiwang
13. Menteri Perdagangan : Agus Suparmanto
14. Menteri PUPRI : Basuki H
15. Menteri Pertanian : Syahrul Y Limpo
16. Menteri ATR / Kepala BPN : Sofyan Dalil
17. Menteri PPN/Kepala Bapenas : Suharso Monoarto
18. Menteri BUMN : Erick Thohir
19. Menteri Koperasi dan UKM : Teten Masduki
20. Menteri LHK : Siti Nurbaya Bakar
21. Menko Kemaritiman dan Investasi : Luhut B Pandjaitan
22. Menteri ESDM : Arifin Tasrif
23. Menteri Perhubungan : Budi Karya Sumadi
24. Menteri Kelautan dan Perikanan : Edhy Prabowo
25. Menteri Pariwisata dan Ekonomi : Wishnutama
26. Kepala BKPM : Bahlil Lahadalia
27. Menko PMK : Muhadjir Effendi
28. Menteri Agama : Fachrul Razi
29. Menteri Pendidikan dan Kebudayaan : Nadiem Makarim
30. Menteri Kesehatan : Dr.Terawan AP
31. Menteri Sosial : Juliari P Batubara
32. Menteri Desa dan PDIT : Abdul Halim Iskandar
33. Menteri PPPA : I Gusti Ayu Bintang Darmawati
34. Menristek dan Badan Riset : Bambang Brodjonegoro
35. Menpora : Zainudin Amali
36. Menteri Sekretaris Negara : Pratikno
37. Menteri Staf Presiden : Moeldoko
38. Sekretaris Kabinet : Pramono Anung

 

Sumber : Liputan 6

Kartika Putri baru saja dikaruniai buah hatinya yang pertama bersama Habib Usman bin Yahya. Ia melahirkan bayi perempuan pada 18 Oktober 2019 di rumahnya sendiri.Ya, sejak awal kehamilan, Kartika Putri memang pro melahirkan normal. Dan setelah tahu bahwa tak ada masalah dengan kandungannya, artis berhijab ini makin percaya diri melahirkan di rumahnya sendiri.

"Proses sangat dimudahkan, saking mudahnya bisa di rumah. Aku niat di rumah, dari awal pengin di rumah," ungkap Kartika Putri, di kediamannya di Cipete, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Senin (21/10/2019).

Awalnya, ia ingin melahirkan normal dengan metode water birth. Namun karena Kartika Putri mengalami sedikit gangguan kesehatan jelang persalinan, akhirnya metode home birth pun dipilih.

"Awal hamil pengin water birth, tapi karena cacar air, dilema baby ready enggak di rumah. Sampai akhirnya cek up, kromosom baby, anomali, semua cek di Singapura," imbuhnya. 

"Tapi baby-nya sehat, enggak ada masalah. Sering kontraksi palsu, makin intens ke dokter, tali puser bagus, ketuban juga bagus," Kartika Putri melanjutkan pernyataan.

Jelang persalinan, Kartika Putri sempat menyaksikan beberapa video proses hewan melahirkan. Setelah itu, ia percaya bahwa Tuhan menciptakan mahluk hidup dengan kemampuan melahirkan secara normal, bila tak memiliki gangguan.

"Jadi pas 9 bulan 10 hari nonton Youtube, ada gajah lahiran, panda lahiran. Aku mikirnya jadi hewan aja bisa. Dari situ yakin lahiran di rumah," ucap artis berusia 28 tahun tersebut.

Menariknya lagi, niatan Kartika Putri untuk melahirkan normal di rumah tak diketahui oleh keluarganya termasuk suaminya, Habib Usman bin YahyaPada akhirnya, Kartika Putri berhasil melahirkan sesuai keinginannya. Selama persalinan, ia didampingi oleh bidan dan doula yang sigap membantunya untuk rileks sejak kontraksi.

"Alhamdulillah bahagia luar biasa, ibunya sehat, anak sehat selamat. Satu hal yang enggak dibayangin, akhirnya di kamar," ungkap Habib Usman bin Yahya dalam kesempatan yang sama.

 

 

Sumber : Liputan 6

Raffi Ahmad diketahui sebagai salah satu artis yang memiliki jadwal pekerjaan paling padat. Di tengah kesibukannya, suami Nagita Slavina ini mengumumkan bakal pamit dari dunia hiburan.
Raffi Ahmad bakal memboyong keluarganya keliling dunia dalam jangka waktu yang tidak bisa ditentukan. Inilah alasan ia bakal rehat dari segudang pekerjaannya.

"Aku mau pamit untuk istirahat sejenak. Ya, sejenaknya itu ya, belum tahu berapa bulan. Bisa 3 bulan, 4 bulan, atau setahun," ungkap Raffi Ahmad di The Pallas, SCBD, Jakarta Selatan, Senin (21/10/2019).

Ia ingin membayar utang waktu dengan istri dan anaknya. Selama berkeluarga, Raffi Ahmad memang sangat jarang menghabiskan waktu bersama Nagita Slavina juga Rafathar Malik Ahmad
"Aku udah 20 tahun selalu shooting setiap hari di 2 sampai 3 tempat. Sekarang sudah nikah, sudah punya anak juga belum berubah, masih sibuk terus," ungkapnya.

Belum lagi kesehatannya yang tengah menurun. Seperti diketahui, sudah satu tahun terakhir presenter berusia 32 tahun ini menderita sakit pembengkakan pada pita suaranya.
Dengan refreshing bersama keluarga kecilnya ke luar negeri, Raffi Ahmad berharap sakitnya dapat pulih. Dokter juga memang menyarankannya untuk istirahat sejenak.

"Sudah cukup sering sebenarnya tubuh saya anget. Kan ini (tenggorokan) sebenarnya luka ya. Jadi kalau kerja dari pagi sampai malam terus tidur sebenarnya mendingan, tapi obatnya memang istirahat," ia memaparkan.

"Mungkin ini teguran juga kali ya, dikasih sakit, diingatkan. Intinya, saya mau pamit karena kesehatan dan bayar utang waktu untuk istri, anak, dan keluarga dan diri sendiri," Raffi Ahmad mengakhiri.

 

Sumber : Liputan 6

Rina Nose telah resmi melepas status jandanya, setelah dipinang sang kekasih, Josscy Aartsen. Keduanya menikah pada Selasa (22/10/2019) waktu setempat..
Sehari setelah resmi menikah, Rina Nose memperlihatkan pose dengan wajah bahagianya di akun Instagram, Rabu (23/10/2019).

Ia mengunggah foto bersama sang suami di dalam mobil.
Tampak Rina Nose dan Josscy Aartsen, tersenyum ke arah kamera. Rina memilih gaun pengantin berwarna putih dengan model yang sederhana.
"Mr & Mrs Aartsen 22-10-2019 #wedding #love #husband #wife @josscy," tulis Rina Nose.

Tak sedikit selebritas Tanah Air yang ikut bahagia dengan pernikahan Rina Nose. Dan salah seorang pria yang sempat dikabarkan menjalin asmara dengan Rina juga tak mau ketinggalan.
Ia adalah Fakhrul Razi, komentator Dangdut Academy Asia dari Brunei juga ikut mengucapkan di kolom komentar.

Fakhrul Razi, rupanya tak memendam cemburu pada Rina Nose. Ia justru ikut bahagia.
"Happy for you both @rinanose16 ❤ @josscy," tulisnya.

 

Sumber : Liputan 6

Yang sedang heboh diperbincangkan warganet, Nia Ramadhani ketahuan tak tahu cara mengupas salak. Ini bermula dari aksi sang suami, Ardi Bakrie, mengabadikan momen sarapan di hotel bintang lima saat piknik ke Nusa Tenggara Timur di fitur Instagram Stories.

Saat disodori salak, Nia Ramadhani tampak kebingungan.

“Kamu serius enggak tahu caranya? Masa enggak tahu cara buka salak?” tanya Ardi Bakrie kepada Nia Ramadhani, pagi itu.


Nia Ramadhani tertawa kemudian balik bertanya, “Pakai pisau?” Momen ini disaksikan petugas restoran hotel.

“Hah? Enggaklah. Dikupas. Mbak, dia enggak tahu cara buka salak, Mbak,” ujar Ardi Bakrie seraya mengadu kepada petugas restoran hotel.Momen ini diunggah ulang seorang warganet di Twitter dan menjadi gunjingan hangat. Di mesin pencari Twitter, langsung tersedia kata kunci: Nia Ramadhani salak.

Komentar warganet pun tak kalah kocak. Usai menyaksikan video Nia Ramadhani tak bisa mengupas salak, warganet dengan akun ThePilougs membayangkan saat Sang Khalik menciptakan Nia Ramadhani.

Ia menulis, “tuhan menciptakan nia ramadhani kaya✔cantik✔body goals✔. Malaikat: dia terlalu sempurna. Tuhan: jadikan dia ga bisa buka salak.”
Komentar ini viral lantaran dicuit ulang hingga 27 ribu kali. Tak kurang dari 26 ribu warganet menyukai komentar ini.

 

Sumber : Liputan 6

Presiden Jokowi menunjuk Founder GoJek Nadiem Makarim sebagai Menteri Pendidikan dan Kebudayaan 2019-2024. Nadiem meminta, dukungan kepada para milenial untuk berbagi inovasi di sektor pendidikan yang akan dilakukannya ke depan.
"Amanah ini saya ambil sangat serius, tantangan akan luar biasa. Mohon dukungan para milenial karena saya mewakili satu-satunya, mewakili milienal di kabinet," ujar Nadiem usai dilantik di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu (23/10/2019).

Menurut dia, pendidikan adalah solusi jangka panjang untuk semua negara berkembang. Hal inilah yang membuatnya bersedia mengundurkan diri dari CEO Gojek dan memilih menjadi menteri Jokowi.
"Harapan saya ke depan adalah untuk menciptakan pendidikan berbasis kompetensi dan berbasis karakter itu luar biasa penting untuk kita," ucap Nadiem.

Nadiem juga berjanji, akan meningkatkan kualitas dan kesejahteraan guru di Indonesia.
"Terutama semua itu terutama berawal dari guru, dari sisi kapabilitas dan kesejahteraan guru itu adalah suatu hal yang terpenting. Karena murid itu hanya bisa sebaik gurunya," terang Nadiem.
Nadiem Makariem menggantikan Muhadjir Effendi yang pada kabinet kerja menjabat sebagai Mendikbud.

Jokowi sebelumnya menyebut tugas Nadiem di Kemendikbud adalah membuat terobosan yang signifikan dalam pengembangan sumber daya manusia.
"Kita akan membuat terobosan-terobosan yang signifikan dalam pengembangan SDM, menyiapkan SDM yang siap kerja, siap berusaha yang me-link and match-kan antara pendidikan dan industri nanti berada di wilayah Mas Nadiem Makarim," kata Jokowi.

Di antara deretan para menteri baru Jokowi, Nadiem Makarim berusia paling muda. Tahun ini, Nadiem berusia 35 tahun.

 

Sumber : Liputan 6

Page 32 of 35