LOGO OK2011

  • 10PM.jpg
  • AFTER2.jpg
  • BREAKTIME2.jpg
  • indo-paramuda.jpg
  • lovecoustic.jpg
  • Materi flyer medsos web px.jpg
  • pasopati-new.jpg
  • plat-d.jpg
  • PVJ2.jpg
  • top402.jpg
  • zona-sekolah.jpg
  • zona36ok.jpg

Rossi Masih Berkoar Minta Bukti Dirinya Tendang Marquez

Valentino Rossi nampaknya masih belum bisa melupakan kegagalannya merebut gelar juara MotoGP musim 2015. Pembalap Yamaha itu, kini menyindir Honda yang enggan keluarkan data kecepatan motornya di GP Malaysia lalu.

Peluang Rossi untuk merebut juara dunia ke-10 sepanjang karirnya rusak, usai insiden yang terjadi antara dia dengan pembalap Honda, Marc Marquez di Sepang.

Rossi tampak terpancing dengan gaya membalap Marquez, sehingga tampak menendang motor lawan saat balapan baru berjalan tujuh lap.

Rossi sudah membantah dia melakukan tendangan, namun tetap mendapatkan sanksi harus start dari posisi buncit pada balap penentuan di Valencia. Hanya mampu finis di urutan empat, membuat posisi Rossi di puncak klasemen disalip oleh Jorge Lorenzo.

Meski begitu, Rossi sepertinya masih belum bisa terima dengan keputusan pemberian sanksi tersebut. Pembalap 36 tahun itu mendesak Honda untuk mengeluarkan data lengkap kecepatan motor (telemetri) Marquez di Sepang untuk menjadi bukti kuat kalau dia menendang.

Honda, sebelumnya menyiapkan jumpa pers, sebelum balapan di Valencia yang niatnya untuk membeberkan telemetri tersebut. Namun, pengumuman itu dibatalkan karena permintaan FIM dan Dorna.

"Saya penasaran untuk melihat telemetri milik Honda. Oh, mereka belum menunjuk,annya? Aneh!" ujar Rossi, seperti dilansir dari FOX Sport.

"Saya ingin melihat, bagaimana mereka bisa membuktikan lewat telemetri kalau saya menendang dia (Marquez). Ini adalah hal yang harus Anda tanya pada mereka. Kasihan, mereka ingin menunjukkannya tapi untuk kebaikan balapan ini mereka tidak jadi," tambah The Doctor.

©2015 - 93.7 FM  PARAMUDA BANDUNG (RAMA GROUP)

Office & Studio : Komp. Muara, Jl. Muara Selatan No. 37 Bandung - Jawabarat

Phone : 022 - 5211 671  Fax : 022 - 5210 350